Jumat, 10 Desember 2010

INJIL MENURUT TOKO SERBA ADA

ADA kisah tentang kebaikan dan kasih yang tercecer dari antara perayaan-perayaan Natal. Semacam kisah Orang Samaria yang Baik Hati. Kisah tentang kasih yang indah ini sayangnya tidak terjadi di gereja, tetapi di sebuah Departement Store di Amerika Serikat.

Pada suatu hari seorang pengemis wanita yang dikenal dengan sebutan "Bag Lady" (karena segala harta-bendanya hanya termuat dalam sebuah tas yang ia jinjing kemana-mana sambil mengemis) memasuki sebuah Dept. Store yang mewah sekali. Hari-hari itu adalah menjelang hari Natal. Toko itu dihias dengan indah sekali. Lantainya semua dilapisi karpet yang baru dan indah.

Pengemis ini tanpa ragu-ragu memasuki toko ini. Bajunya kotor dan penuh lubang-lubang. Badannya mungkin sudah tidak mandi berminggu-minggu Bau badan menyengat hidung.

Ketika itu seorang hamba Tuhan wanita mengikutinya dari belakang. Ia berjaga-jaga, kalau petugas sekuriti toko itu mengusir pengemis ini, sang hamba Tuhan mungkin dapat membela atau membantunya. Wah, tentu pemilik atau pengurus toko mewah ini tidak ingin ada pengemis kotor dan bau mengganggu para pelanggan terhormat yang ada di toko itu. Begitu pikir sang hamba Tuhan wanita.

Tetapi pengemis ini dapat terus masuk ke bagian-bagian dalam toko itu. Tak ada petugas keamanan yang mencegat dan mengusirnya. Aneh ya Padahal, para pelanggan lain berlalu lalang di situ dengan setelan jas atau gaun yang mewah dan mahal.

Di tengah Dept. Store itu ada piano besar (grand piano) yang dimainkan seorang pianis dengan jas tuksedo, mengiringi para penyanyi yang menyanyikan lagu-lagu natal dengan gaun yang indah. Suasana di toko itu tidak cocok sekali bagi si pengemis wanita itu. Dia nampak seperti makhluk aneh di lingkungan gemerlapan itu. Tetapi sang 'bag lady" jalan terus. Sang hamba Tuhan itu juga mengikuti terus dari jarak tertentu.

Rupanya pengemis itu mencari sesuatu dibagian Gaun Wanita. Ia mendatangi counter paling eksklusif yang memajang gaun-gaun mahal bermerek (branded items) dengan harga diatas $ 2500 per piece. Kalau dikonversi dengan kurs hari-hari ini, harganya dalam rupiah sekitar Rp. 20 juta per piece. Baju-baju yang mahal dan mewah ! Apa yang dikerjakan pengemis ini?

Sang pelayan bertanya, "Apa yang dapat saya bantu bagi anda ?"
"Saya ingin mencoba gaun merah muda itu ?" Kalau anda ada di posisi sang pelayan itu, bagaimana respons anda ?
Wah, kalau pengemis ini mencobanya tentu gaun-gaun mahal itu akan jadi kotor dan bau, dan pelanggan lain yang melihat mungkin akan jijik membeli baju-baju ini setelah dia pakai. Apalagi bau badan orang ini begitu menyengat, tentu akan merusak gaun-gaun itu. Tetapi mari kita dengarkan apa jawaban sang pelayan toko mewah itu.

"Berapa ukuran yang anda perlukan ?"
"Tidak tahu !"
"Baiklah, mari saya ukur dulu." Pelayan itu mengambil pita meteran, mendekati pengemis itu, mengukur bahu, pinggang, dan panjang badannya. Bau menusuk hidung terhirup ketika ia berdekatan dengan pengemis ini. Ia cuek saja. Ia layani pengemis ini seperti satu-satunya pelanggan terhormat yang mengunjungi counternya.

"OK, saya sudah dapatkan nomor yang pas untuk nyonya ! Cobalah yangini !" Ia memberikan gaun itu untuk dicoba di kamar pas. "Ah, yang ini kurang cocok untuk saya. Apakah saya boleh mencoba yang lain? "Oh, tentu !" Kurang lebih dua jam pelayan ini menghabiskan waktunya untuk melayani sang "bag lady".

Apakah pengemis ini akhirnya membeli salah satu gaun yang dicobanya? Tentu saja tidak ! Gaun seharga puluhan juta rupiah itu jauh dari jangkauan kemampuan keuangannya.

Pengemis itu kemudian berlalu begitu saja, tetapi dengan kepala tegak karena ia telah diperlakukan sebagai layaknya seorang manusia. Biasanya ia dipandang sebelah mata. Hari itu ada seorang pelayan toko yang melayaninya, yang menganggapnya seperti orang penting, yang mau mendengarkan permintaannya.

Tetapi mengapa pelayan toko itu repot-repot melayaninya ? Bukankah kedatangan pengemis itu membuang-buang waktu dan perlu biaya bagi toko itu? Toko itu harus mengirim gaun-gaun yang sudah dicoba itu ke Laundry, dicuci bersih agar kembali tampak indah dan tidak bau. Pertanyaan ini juga mengganggu sang hamba Tuhan yang memperhatikan apa yang terjadi di counter itu.

Kemudian hamba Tuhan ini bertanya kepada pelayan toko itu setelah ia selesai melayani tamu "istimewa"-nya.

"Mengapa anda membiarkan pengemis itu mencoba gaun-gaun indah ini ?"

"Oh, memang tugas saya adalah melayani dan berbuat baik"

"Tetapi, anda 'kan tahu bahwa pengemis itu tidak mungkin sanggup membeli gaun-gaun mahal ini?"

"Maaf, soal itu bukan urusan saya. Saya tidak dalam posisi untuk menilai atau menghakimi para pelanggan saya. Tugas saya adalah untuk melayani dan berbuat baik."

Hamba Tuhan ini tersentak kaget. Di jaman yang penuh keduniawian ini ternyata masih ada orang-orang yang tugasnya adalah melayani dan berbuat baik, tanpa perlu menghakimi orang lain.

Hamba Tuhan ini akhirnya memutuskan untuk membawakan khotbah pada hari Minggu berikutnya dengan thema "Injil Menurut Toko Serba Ada". Khotbah ini menyentuh banyak orang, dan kemudian diberitakan di halaman-halaman surat kabar di kota itu.

Berita itu menggugah banyak orang sehingga mereka juga ingin dilayani di toko yang eksklusif ini. Pengemis wanita itu tidak membeli apa-apa, tidak memberi keuntungan apa-apa, tetapi akibat perlakuan istimewa toko itu kepadanya, hasil penjualan toko itu meningkat drastis, sehingga pada bulan itu keuntungan naik 48% !

"Peliharalah kasih persaudaraan ! Jangan kamu lupa memberi kebaikan kepada orang, sebab dengan berbuat demikian beberapa orang dengan tidak diketahuinya telah menjamu malaikat-malaikat." Ibrani 13:1-2.

LORD JESUS bless you and me, now and forever.

Sumber: renungan-harian-kita.blogspot.com 

Kamis, 09 Desember 2010

Mengapa kita sering kali kesulitan mencari Tuhan? Karena Dia ada di hati kita yang paling dalam

Sekitar 14 tahun yang lalu, aku berdiri menyaksikan para mahasiswaku berbaris memasuki kelas untuk mengikuti kuliah pertama Teologi Iman. Pada hari itu untuk pertama kalinya aku melihat Tommy. Ia sedang menyisir rambutnya yang terurai sampai sekitar 20cm dibawah bahunya. Penilaian singkatku, ia seorang yang aneh, sangat aneh. Tommy ternyata menjadi tantanganku yang terberat. Ia terus-menerus mengajukan keberatan. Ia juga melecehkan kemungkinan Tuhan mencintai manusia tanpa pamrih. Ketika muncul untuk mengikuti ujian di akhir kuliah, ia bertanya dengan agak sinis,”Menurut Pastor apakah saya akan menemukan Tuhan?”
“Tidak,” jawabku dengan sungguh-sungguh.
“Oh,” sahutnya.
“Rasanya Anda memang tidak pernah mengajarkan bagaimana menemukan Tuhan.”
Kubiarkan ia berjalan sampai lima langkah lagi dari pintu, lalu kupanggil. “Saya rasa kamu tak akan pernah menemukan-Nya. Tapi, Dialah yang akan menemukanmu.”
Tommy mengangkat bahu, lalu pergi. Aku merasa agak kecewa karena ia tidak bisa menangkap maksud kata-kataku. Kemudian kudengar Tommy sudah lulus, dan aku bersyukur. Namun kemudian tiba berita yang menyedihkan, “Tommy mengidap kanker yang sudah parah.” Sebelum aku sempat mengunjunginya, ia lebih dulu menemuiku. Saat ia melangkah masuk kekantorku, tubuhnya sudah menyusut, dan rambutnya yang panjang sudah rontok karena pengobatan dengan kemoterapi. Namun, matanya tetap bercahaya dan suaranya, untuk pertama kalinya, terdengar tegas.
“Tommy! Aku sering memikirkanmu. Katanya kamu sakit keras?” tanyaku langsung.
“Oh ya, saya memang sakit keras. Saya menderita kanker. Waktu saya hanya tinggal beberapa minggu.”
“Kamu mau membicarakan itu?”
“Boleh saja. Apa yang ingin Pastor ketahui?”
“Bagaimana rasanya baru berumur 24 tahun, tapi kematian sudah menjelang?”
Jawabnya, “Ini lebih baik ketimbang jadi lelaki berumur 50 tahun, tetapi mengira bahwa minum minuman keras, bermain perempuan, dan memburu hara adalah hal ‘utama’ dalam hidup ini.”
Lalu ia mengatakan alasan utamanya menemuiku. “Sesuatu yang pernah Pastor katakana pada saya pada hari terakhir kuliah Pastor. Waktu itu saya bertanya apakah saya akan pernah menemukan Tuhan, dan Pastor mengatakan tidak. Jawaban yang sungguh mengejutkan saya. Lalu, Pastor mengatakan, bahwa Tuhanlah yang akan menemukan saya. Saya sering memikirkan kata-kata Pastor itu, meskipun pencarian akan Tuhan yang saya lakukan pada masa itu tidaklah sungguh-sungguh.”
“Tetapi ketika dokter mengeluarkan segumpal daging dari pangkal paha saya,” Tommy melanjutkan, “dan mengatakan bahwa gumpalan itu ganas, saya pun mulai serius melacak Tuhan. Ketika tumor ganas itu menyebar sampai ke organ-organ vital, saya benar-benar menggedor-gedor pintu surge. Tapi, tidak terjadi apapun… lalu, saya terbangun suatu hari dan tidak lagi mencari pesan itu. Saya menghentikan segala usaha itu. Saya memutuskan untuk tidak peduli sama sekali pada Tuhan, kehidupan setelah kematian, atau hal-hal sejenis itu. Saya memutuskan untuk melewatkan waktu yang tersisa untuk melakukan hal-hal penting,” lanjut Tommy.
“Saya teringat Pastor dan kata-kata Pastor yang lain. Kesedihan paling utama adalah menjalani hidup tanpa mencintai. Tapi hamper sama sedihnya, meninggalkan dunia tanpa mengatakan pada orang yang saya cintai bahwa kau mencintai mereka. Jadi, saya memulai dengan orang-orang yang tersulit, ayah saya.”
Ayah Tommy waktu itu sedang membaca surat kabar saat anaknya menghampirinya.
“Pa, aku ingin bicara.”
“Bicara saja.”
“Pa, ini penting sekali.”
Surat kabarnya perlahan turun 8 cm.
“Ada apa?”
“Pa, aku cinta Papa. Aku hanya ingin Papa tahu itu.”
Tommy tersenyum padaku saat mengenang saat itu.
Surat kabar ayahnya jatuh ke lantai.
“Lalu ayah saya melakukan dua hal yang seingat saya belum pernah dilakukannya.
Ia menangis dan memeluk saya. Kami mengobrol semalaman, meskipun ia harus bekerja besok paginya.”
“Dengan Ibu dan adik saya lebih mudah,” sambung Tommy. “Mereka menangis bersama saya dan kami berpelukan. Kami berbagi hal yang kami rahasiakan bertahun-tahun. Saya hanya menyesalkan mengapa harus menunggu sekian lama. Saya berada dalam baying-bayang kematian, dan saya baru mulai terbuka pada semua orang yang sebenarnya dekat dengan saya. Lalu suatu hari saya berbalik dan Tuhan ada disitu. Dia tidak datang saat saya memohon pada-Nya. Rupanya Dia bertindak menurut kehendak-Nya dan pada waktu-Nya. Yang penting adalah Pastor benar. Dia menemukan saya bahkan setelah saya berhenti mencari-Nya.”
“Tommy,” aku tersedak, “Menurut saya, kata-katamu lebih universal daripada yang kamu sadari. Kamu menunjukkan bahwa cara terpasti untuk menemukan Tuhan adalah bukan dengan menjadikan Dia menjadi milik pribadi atau penghiburan instan saat membutuhkan, melainkan dengan membuka diri pada cinta kasih, Tommy,” saya menambahkan, “boleh saya minta tolong? Maukah kamu datang ke kuliah Teologi Iman dan mengatakan kepada para mahasiswa saya apa yang barusan kamu ceritakan?”
Meskipun kami menjadwalkannya, ia tidak berhasil hadir hari itu. Tentu saja, karena ia harus berpulang. Ia melangkah jauh dari iman ke visi. Ia menemukan kehidupan yang jauh lebih indah daripada yang pernah dilihat mata manusia atau yang pernah dibayangkan.
Sebelum ia meninggal, kami mengobrol terakhir kali.
“Saya tak akan mampu hadir di kuliah Bapak,” katanya.
“Saya tahu, Tommy.”
“Maukah Bapak menceritakannya untuk saya? Maukah Bapak menceritakannya pada dunia untuk saya?”
“Ya, Tommy. Saya akan melakukannya.”

Untuk direnungkan : Banyak orang yang merasa Tuhan itu sangat jauh dari mereka, padahal, kita tahu bahwa Tuhan hanyalah sejauh doa. Kita sadari atau tidak, Tuhan selalu didekat kita dan siap mendengarkan kita serta mencurahkan kasih-Nya. Sudahkah kita siap menerima Dia?

Untuk dilakukan : “Dan mereka mengalahkan dia oleh darah Anak Domba, dan oleh perkataan kesaksian mereka. Karena mereka tidak mengasihi nyawa mereka sampai ke dalam maut” (Wahyu 12:11).

IBU...

Aku lahir dari perut ibu..

Bila dahaga, yang susukan aku… Ibu
Bila lapar, yang menyuapi aku… Ibu
Bila sendirian, yang selalu di sampingku… Ibu
Kata ibu, perkataan pertama yang aku sebut… Ibu
Bila bangun tidur, aku cari… Ibu
Bila nangis, orang pertama yang datang… Ibu
Bila ingin bermanja, aku dekati… Ibu
Bila ingin bersandar, aku duduk sebelah… Ibu
Bila sedih, yang dapat menghiburku hanya… Ibu
Bila nakal, yang memarahi aku… Ibu
Bila merajuk, yang membujukku cuma… Ibu
Bila melakukan kesalahan, yang paling cepat marah… Ibu
Bila takut, yang menenangkan aku… Ibu
Bila ingin peluk, yang aku suka peluk… Ibu

Aku selalu teringatkan… Ibu
Bila sedih, aku mesti telepon… Ibu
Bila senang, orang pertama aku ingin beritahu… Ibu
Bila marah, aku suka meluahkannya pada… Ibu
Bila takut, aku selalu panggil… "Ibuuuuu!"
Bila sakit, orang paling risau adalah… Ibu
Bila aku ingin bepergian, orang paling sibuk juga… Ibu
Bila buat masalah, yang lebih dulu memarahi aku… Ibu
Bila aku ada masalah, yang paling risau… Ibu
Yang masih peluk dan cium aku sampai hari ni… Ibu
Yang selalu masak makanan kegemaranku… Ibu
Kalau pulang ke kampung, yang selalu memberi bekal… Ibu
Yang selalu menyimpan dan merapihkan barang-barang aku… Ibu
Yang selalu berkirim surat dengan aku… Ibu
Yang selalu memuji aku… Ibu
Yang selalu menasihati aku… Ibu
Bila ingin menikah. Orang pertama aku datangi dan minta persetujuan… Ibu

Aku ada pasangan hidup sendiri....
Bila senang, aku cari… pasanganku
Bila sedih, aku cari… Ibu
Bila mendapat keberhasilan, aku ceritakan pada… pasanganku
Bila gagal, aku ceritakan pada… Ibu
Bila bahagia, aku peluk erat… pasanganku
Bila berduka, aku peluk erat… Ibuku
Bila ingin berlibur, aku bawa… pasanganku
Bila sibuk, aku antar anak ke rumah… Ibu
Bila sambut valentine.. Aku beri hadiah pada pasanganku
Bila sambut hari ibu...aku cuma dapat ucapkan "Selamat Hari Ibu"
Selalu.. aku ingat pasanganku
Selalu... ibu ingat aku
Setiap saat... aku akan telepon pasanganku
Entah kapan... aku ingin telepon ibu
Selalu... aku belikan hadiah untuk pasanganku
Entah kapan... aku ingin belikan hadiah untuk ibu

Renungkan:
“Kalau kau sudah selesai berkerja.... masih ingatkah kau pada ibu? Tidak banyak yang ibu inginkan... hanya dengan menyapa ibupun cukuplah”.

Berderai air mata jika kita mendengarnya. Tapi kalau ibu sudah tiada… “IBUUUU… RINDU IBU… RINDU SEKALI…”
Berapa banyak yang sanggup menyuapi ibunya....
Berapa banyak yang sanggup mencuci muntah ibunya.....
Berapa banyak yang sanggup menggantikan alas tidur ibunya.....
Berapa banyak yang sanggup membersihkan najis ibunya...... .
Berapa banyak yang sanggup berhenti kerja untuk menjaga ibunya.....
dan akhir sekali berapa banyak yang mendoakan Ibu nya......

I love you, Mom!

(^__^)…….GBU all

MIMPI TERINDAH (PERCAKAPAN DENGAN TUHAN)

Aku : "Zzzzz Zzzzz Zzzzz......"
TUHAN : "Bangun !!!"
Aku : "Hmmm.... siapa ya ?"
Tuhan : "AKU ??? AKU TUHAN. AKU dengar di doamu, kau ingin bicara langsung dengan-KU, maka doamu KU-kabulkan."
Aku (tertegun) : "Oh, aku tidak menyangka doaku dikabulkan,. Lalu kita ada di mana ?"
TUHAN : "Di dalam mimpimu, ini media paling mudah untuk berbicara."
AKU (tertegun) : "Ooooh..."
TUHAN : "KU-dengar di doamu, kau ingin mengajukan pertanyaan kepada KU. AKU ingin mendengarnya sekarang."
Aku : "Benar. Bisakah sekarang kumulai ?"
Tuhan : "Tentu."
Aku : "TUHAN, tahukah ENGKAU bahwa dunia yg KAU ciptakan ini penuh dengan ketidakadilan. Banyak orang percaya dianiaya. Orang benar menderita. Itu tidak adil TUHAN !"
TUHAN : "Menurutmu, apakah adil, ketika AKU mati di kayu salib untuk menebus dosa-dosamu??"
Aku : "Kalau begitu, semua orang benar harus menderita di dunia, begitu ?"
TUHAN : "Apakah penderitaan itu selamanya ? Mengapa ketika menderita manusia selalu bertanya "mengapa harus aku?". Tetapi, ketika senang, mereka tidak pernah bertanya, "mengapa harus aku ?"
Aku : "Kalau begitu, mengapa banyak orang jahat hidup senang ?"
TUHAN : "Kau yakin ?"
Aku : "Ya... walaupun tidak semua ..."
Tuhan : "Kalau begitu, cobalah jadi jahat, dan lihatlah, seberapa lama kauakan senang, kau bisa membuktikannya sendiri."
Aku : "Hidup ini terlalu rumit untuk dijalani, mengapa KAU selalu mendatangkan cobaan dan masalah?"
TUHAN: "Masalah KU-datangkan bukan untuk disesali dan dikeluhi, tapi untuk diselesaikan. Cobaan KU-datangkan untuk menunjukkan adanya diri-KU, dan perlunya berserah pada-KU."
Aku : "Tapi, setiap masalah datang, Aku selalu berdoa meminta jalan keluar. Tetapi, kadang KAU tidak memberinya ? Mengapa ?"
TUHAN : "Mengapa ? Pertanyaan bagus! Mengapa setiap firman yang KU-perintahkan padamu, kau tidak pernah melakukannya atau selalu menunda-nunda ? Sebelum engkau menuai, menaburlah terlebih dahulu."
Aku : "Mengapa manusia tidak pernah puas terhadap dirinya ?"
TUHAN : "Manusia tidak akan menyadari betapa berharganya sesuatu, sampai mereka kehilangan semuanya.
Aku : "Karena itulah TUHAN, mengapa penyesalan selalu datang terlambat? Itu menyebalkan..."
TUHAN : "Kalau belum terlambat, bukan penyesalan namanya. Kalau belum menyesal, manusia tidak akan pernah tahu dimana letak kesalahannya."
Aku : "Memang benar. Tapi, penyesalan selalu mendatangkan penderitaan."
TUHAN : "Ketika penyesalan datang, manusia diberi 2 pilihan. Pertama, segera bangkit dan meninggalkan duka-citanya. Itu membuat manusia makin kuat dan terasah. Kedua, berkata : "Aku tidak kuat, beban ini terlalu berat untuk dijalani". itu mendatangkan penderitaan."
Aku : "Perlukah aku memelihara doa dan waktu untuk-MU setiap harinya ?"
Tuhan : "Perlukah AKU mejagamu dan mengawasimu setiap harinya ?"
Aku : "TUHAN, seringkali aku sudah berusaha dan berusaha, tapi selau gagal ! Mengapa?"
TUHAN : "Berapa kali kau mencoba ?"
Aku : "Katakanlah 10 kali."
TUHAN : "Bagus. Kalau begitu kau sudah mengetahui 10 cara yg tidak berhasil. Jangan samakan kegagalan dengan pengalaman. Manusia tidak pernah gagal, sampai dia berhenti berusaha."
Aku : "Tapi, semua itu terlalu beresiko TUHAN. Setiap usaha mempunyai resiko."
TUHAN : "Sesungguhnya, ketika kau takut mengambil satu resiko, kau telah mengambil resiko yang tersisa, yaitu kau tidak akan pernah berhasil !"
Aku : "Kalau begitu, bagaimana cara mendapat kesenangan hidup ?"
TUHAN : "Cintailah dirimu sendiri, dan senantiasa bersyukur. Hidup ini sebenarnya indah. Jika masalah datang, jangan biarkan masalah menguasai dirimu, tetapi belajarlah menguasai masalah. Ah, waktu kita habis, kau sudah harus bangun pagi..."
Aku : "Kapan kita bisa berbicara seperti ini lagi ?"
Tuhan : "Kapanpun. Sebenarnya jarak Kita hanya dipisahkan oleh doa."
Aku : "Oke, terima kasih TUHAN atas pembicaraan yg indah ini."
TUHAN : "Sama-sama."
Aku pun terbangun dari mimpiku......
TUHAN Memberkati

Senin, 06 Desember 2010

Sinterklas Nyata atu Fiksi?

Karena sebentar lagi natal dan hari ini adalah hari peringatan St Nicholas maka saya akan bercerita tentang dia (nama saya diambil dari dia loh! hehe..) oke deh dari pada basa - basi mending kita baca ceritanya. cekidot...

Sinterklas (dalam bahasa lain juga dikenal dengan nama Santa Klaus, Santo Nicholas, Santo Nick, Bapak Natal, Kris Kringle, Santy, atau Santa) adalah tokoh dalam berbagai budaya yang menceritakan tentang seorang yang memberikan hadiah kepada anak-anak, khususnya pada Hari Natal.

Santa berasal dari tokoh dalam cerita rakyat di Eropa yang berasal dari tokoh Nicholas dari Myra, lahir sekitar 280 M Patara tidak jauh dari Myra (Demre) di negara Turki. Ayahnya adalah orang Arab yang bernama Epifanius sedangkan ibunya bernama Nonna. Nicholas adalah seorang uskup yang memberikan hadiah kepada orang-orang miskin.

Tokoh Santa kemudian menjadi bagian penting dari tradisi Natal di dunia barat dan juga di Amerika Latin, Jepang dan bagian lain di Asia Timur.

Hari Sinterklas dirayakan di seluruh dunia setiap tanggal 6 Desember.

Sinterklas nama sebenarnya ialah Nicholas lahir sekitar 280 sesudah Masehi di Patara tidak jauh dari Myra (Demre) di negara Turki.

Ayahnya adalah orang Arab yang bernama Ephiphanius sedangkan Ibunya bernama Nonna, jadi tidaklah salah kalau saya tulis bahwa Sinterklaas itu orang Arab, berdasarkan tempat kelahiran maupun berdasarkan keturunannya.

Tanggal 6 Desember adalah hari ulang tahunnya (hari ini!) dari Sinterklaas yang dirayakan di seluruh dunia, terutama di negara Eropa. Berdasarkan hasil survey di negara Eropa maupun USA, ternyata Sinterklaas adalah orang ketiga paling beken setelah Tuhan Yesus dan Bunda Maria, tetapi hanya sedikit sekali orang mengetahui siapa sebenarnya Sinterklaasini dan bagaimana sejarahnya.

Sinterklaas sangat beken bukan hanya di Holland saja, melainkan jugadi Itali, Yunani dan Rusia, sehingga banyak anak lelaki disana yangdiberi nama Nicholas dan untuk perempuan menjadi Nicole atau Nicolien. Disamping itu banyak lagi gereja Rusia, maupun Yunani yangdiberi nama Nicholas.

Aneh tapi nyata! Walaupun Sinterklaas merupakan reklame dari seorang uskup Gereja Katolik, Paus tidak yakin akan kebenarannya, karena kenyataannya lebih banyak dongeng atau khayalan yang dibuat mengenai Sinterklaas, bahkan yang digabung dengan kepercayaan orang2 kafir.Sehingga pada th 1970 Vatikan telah menghapus dan mencoret nama Sinterklaas dari kalender nama2 orang2 suci, tetapi karena banyaknya protes yang berdatangan, sehingga Vatikan memberikan kelonggaran dan kebebasan untuk memilih apakah Sinterklaas termasuk orang suci ataukah bukan teserah kepada diri masing-masing, tetapi secara resmiSinterklaas bukan termasuk orang yang dianggap suci lagi. Atau secara tidak langsung gelar maupun titel "Saint"nya di copot!

Ibu dari Nicholas tidak pernah punya anak sebelumnya, tetapi karenaia selalu memohon dan berdoa kepada Tuhan, akhirnya permohonannyadikabulkan. Ia melahirkan seorang anak lelaki yang diberi nama Nicholas. Menurut legenda pada saat masih bayipun Nicholas sudah melakukan puasa, seperti yang sering dilakukan oleh hamba Tuhan padasaat tsb, ialah tiap hari Rabu dan Jumat ia tidak mau minum asi (air susu ibu) nya. Walaupun anak tsb usianya belum 1 th.

Ia ditasbihkan menjadi pastor pada usia 18 tahun (muda banget ya...) di katedral dari pamannya, karena sifat belas kasihnya yang besar untuk membela umatdan fakir miskin, akhirnya ia diangkat menjadi uskup.Menurut legenda pada saat Nicholas mengadakan perjalanan ketanahsuci, kapalnya dilanda angin ribut, sehingga salah satu dari tianglayarnya patah dan menimpa kepala dari seorang kelasi di kapal tsb.Yang mengakibatkan kematian dari kelasi tsb. Dengan doa akhirnya Nicholas bisa meredakan angin ribut tsb bahkan ia bisa "menghidupkan"kembali kelasi yang telah meninggal tsb. Sejak saat itulah Sinterklaas menjadi beken sebagai Saint atau orang suci pelindungdari para pelaut dan semua kapal dagang.

Kepercayaan tsb semakin besar dan semakin kuat sehingga Sinterklaas sudah bisa dianggap sebagai wakil Tuhan untuk melindungi mereka olehpara pelaut Yunani maupun Itali pada saat tsb.

Tepatnya pada tgl 9 Mei 1087 para pemilik kapal dari Itali, mengambil semua tulang2 dan semua sisa dari tubuh Sinterklaas untuk dipindahkandari Turki ke Itali ke kota Bari. Dan disana dibuat satu gereja besaryang diberi nama St Nicholas Katedral. Oleh sebab itu tiap tgl 9. Meiorang Itali merayakan hari St Nicholas sebagai pelindung para pelaut.Sebelumnya mayat Sinterklaas di pindahkan ke Itali, orang Italy percaya akan cerita mengenai seorang nenek sihir (witch) yang bernamaBefana. Ia mendapatkan tugas dari malaikat untuk memberikan hadiahkepada Tuhan Yesus pada saat Tuhan Yesus dilahirkan, seperti jugaorang Majus, tetapi karena kelalaiannya ia datang terlambat. Olehsebab itu Befana mendapat hukuman tiap tahun sebelum kelahiran Yesus,ia harus memberikan hadiah sebanyak mungkin kepada anak2 kecil yangtidak mampu.

Kepercayaan yang lebih bersifat animisme ini dianut oleh banyak orang Itali, maka dari itu para pemuka agama di Itali mengambil keputusanagar kepercayaan dari nenek sihir Befana ini dialihkan saja kepadaSinterklaas. Dengan mana bisa memulihkan citra dan nama baik dariorang Katolik sekalian mengalihkan kepercayaan animisme mereka,menjadi lebih percaya kepada Tuhan. Inilah awal dari kepercayaanbahwa Sinterklaas selalu memberi hadiah kepada anak2 pada saat hariulang tahunnya. Bahkan pengalihan ini memberi efek sampingan lainnyase-akan2 ada dua Sinterklaas, yang satu sebagai pelindung para pelautsedangkan yang lain ialah pelindung dari anak2 dan dua2nya berasaldari Myra (Turki).

Para pelaut jaman dahulu kebanyakan orang Spanyol, maka dari ituorang Belanda percaya bahwa Sinterklaas datang dari Spanyol dan sudahtentu ia datang dengan kapal laut, maklumlah dahulu belum ada pesawatterbang. Kebanyakan kelasi dari para kapal dagang jaman dahulu adalahbudak2 dari Afrika, maka dari itu jelas pembantu dari Sinterklaas punseorang budak dari Afrika yang diberi nama Zwarte Piet (Piet Hitam).Berdarkan hal tsb diatas Sinterklaas itu merupakan satu delima yangmembuat umat Katolik dan Paus menjadi risih, karena Sinterklaas inimerupakan campuran antara fakta sejarah, kepercayaan dan tahayul.Agar bisa menghilangkan dan cepat melupakan Sinterklaas dari daftarnama orang suci, maka Paus Paulus memerintahkan agar sisa mayat dari Sinterklaas sebaiknya dipindahkan saja dari Italy ke Amerika. Dengan mana orang Eropa akan bisa lebih cepat melupakan Sinterklaas.

Tepatnya pada tgl. 5.12.1972 sisa dari mayat Sinterklaas sudah dipindahkan ke gereja Sint Nicolaas - Flushing - di New York.Santa Claus USA dan Sinterklaas Eropa, itu agak berlainan dari segipakaian maupun poster tubuh. Santa Claus USA berasal dari KutubUtara. Santa Claus di USA adalah ciptaan dari Public Relation ManagerCoca Cola walaupun asal-usulnya dari Sinterklaas juga. Untukmeningkatkan penjualan dari Coca Cola, mereka menciptakan Santa Claussebagai reklame figur mereka. Karena orang Amerika tidak mau disebutrasis maka dari itu untuk Santa Claus di USA tidak boleh adapembantunya yang berkulit hitam.

Banyak orang percaya adanya Santa Claus. Berdasarkan jajak pendapatyang dilakukan oleh KRC Research pada tahun 1996 dan diungkapkandalam U.S. News & World Report, sembilan persen orang dewasa Amerika menyatakan masih percaya adanya bahwa Santa Claus berasal dari Kutub Utara itu.

Barangkali hal ini tidaklah mengejutkan bila kita menyadari bahwatidak ada waktu lain di mana kita memusatkan seluruh perhatian hanyapada satu tema seperti saat Natal. Secara umum kita mengenal tokohfiksi Sinterklas sebagai bagian yang menyatu dengan perayaan Natal.Ia menjadi simbol dari pemberian hadiah, yang menjadi acara utamadalam hampir setiap perayaan di hari besar itu. Apa yang dipercayabanyak orang di saat Natal adalah semangat memberi.

Santa Claus atau Sinterklas itu agak berlainan dari segi pakaian maupun poster tubuh. Santa Claus adalah ciptaan dari manajer hubungan masyarakat - Coca Cola walaupun asal-usulnya dari Sinterklas juga. Untuk meningkatkan penjualan dari Coca Cola, mereka menciptakan Santa Claus sebagai reklameyang figur mereka. Karena orang Amerika tidak mau disebut rasis maka dari itu untuk Santa Claus di AS tidak boleh ada Zwarte Piet pembantunya yang berkulit hitam.

Di Tiongkok juga ada Sinterklas yang lebih lazim dipanggil sebagai Dun Che Lao Ren, yang berarti Kakek Natal.

Senin, 29 November 2010

Jenis Missa, dan fotonya

Misa Kudus dibagi menjadi 2 jenis:


1. Sung Mass (Missa in Cantu)
Ciri khas: Imam menyanyikan bagian-bagian rubrik misa
Biasa dilaksanakan pada: Misa Hari Raya

Sung Mass, dibagi lagi menjadi:
A. High Mass
(atau sering disebut Solemn Mass, Misa Meriah)
Bila Imam selebran dibantu oleh Diakon (dan misdinar)

B. Missa Cantata
Bila Imam selebran merayakannya sendiri (dibantu hanya oleh misdinar saja)

add:
*Solemn Mass yang dirayaan oleh Uskup, disebut sebagai Pontifical Mas

2. Low Mass (Missa Lecta)
Ciri khas: Imam membaca (berbisik) keseluruhan rubrik misa
Biasa dilaksanakan pada: misa harian, misa pribadi imam, misa minggu di luar hari raya, misa arwah




Contoh Foto:

Solemn Mass
(atas kebaikan hati Mulier Fortis, UK. Klik untuk lihat halaman lengkapnya)



Foto diambil saat Confiteor Server (setelah Confiteor Imam) :
Imam (di tengah), diapit oleh Diakon (bedakan bentuk kasula, ujungnya, dengan milik Imam).
Karena tidak semua paroki memiliki Vestment set yang cukup -dengan warna liturgi yang sesuai dengan Hari Raya tertentu- untuk Solemn Mass (dengan 3 kasula: 1 untuk imam, dan 2 untuk diakon) bisa saja diakon memakai kostum seperti server.

Note: Di paroki yang banyak pastor dan minim diakon, bisa saja pastor lain lagi yang mengambil bagian sebagai diakon.
Klik foto untuk melihatnya pada resolusi 1600 pixel




Foto diambil saat Pengangkatan Hosti.
Perhatikan 1 Diakon mengangkat ujung kanan kasula imam, supaya tangan kanan imam bisa bergerak lebih tinggi saat mengangkat Hosti Kudus.
1 Diakon lagi berlutut di belakang, diapit oleh misdinar.
Klik foto untuk melihatnya pada resolusi 1600 pixel


Missa cantata

(atas kebaikan hati Mulier Fortis, UK. Klik untuk lihat halaman lengkapnya)




1 Imam, dibantu misdinar saja, tanpa diakon.
Perhatikan bahwa foto ini adalah missa requiem (misa arwah), maka kasula imam berwarna hitam.
(sebenarnya, contoh paling baik untuk missa cantata adalah video, akan saya susulkan segera bila ada)
Klik foto untuk melihatnya pada resolusi 1600 pixel


Low Mass
(Foto oleh: Shawn Tribe, New Liturgical Movement )




Perhatikan: 1 imam, dan 1 server.
Di latar depan adalah Altar Rail (pembatas antara Sanctuary / Panti imam, dengan area umat)





Foto diambil saat penerimaan Komuni.
Perhatikan misdinar (server) membawa Patena (semacam piring, dari kuningan dan dilapis emas 23K) yang diletakkan di bawah dagu umat saat Hosti diberikan, untuk memastikan Hosti atau Remahannya tidak jatuh.

Dan di Altar Rail juga ada kain linen yang berguna untuk menahan Remahan Suci jaga-jaga bila jatuh, tidak langsung ke lantai.



Pontifical High Mass
(foto atas kebaikan hati Schola Sainte Cécile utk selengkapnya)

Keterangan:
Pesta SP Maria Bunda Penolong, 27 Juni Pesta. Yang Mulia Uskup Athanasius Schneider, Titular Uskup Celerina, pembantu uskup Karaganda (Kazakhstan) merayakan misa Pontifical pentahbisan imam baru 5 imam Persaudaraan Saint Peter di Wigratzbad



Introit: Pendupaan Altar



Foto: menjelang tahbisan.
Perhatikan Bapak Uskup diapit oleh Diakon, lalu paling kiri belakang adalah Sub-Diakon.
Dan 4 server ada di depan.
Perhatikan tangan Bapak Uskup.


Foto: YM Mgr Schneider memberikan homili.


Foto: Prefasi (sebelum Sanctus dan Kanon)


Foto: Memadahkan Te Deum sebelum Berkat-Pengutusan

Klik ini untuk melihat foto yang lebih banyak






Referensi:
The New Rubric of Roman Breviary and Missal, hal. 51
Terjemahan Latin-Inggris oleh Rev. Patrick L. Murphy
New South Wales 1960
Nihil Obstat: Jacobus Carrol, Vikjen Sindey

Buku atas kebaikan hati Komunitas Maternal Heart, Sidney

Sabtu, 13 November 2010

Tentang Binatang Purba dalam Alkitab

Injil Tentang Binatang Purba



Alkitab sering menyebut tentang binatang raksasa (Behemoth), tetapi untuk membuktikan bahwa binatang raksasa ini yang di maksud dalam alkitab tentang Dinosaurs dll, sangat sukar. Untuk itu kita membutuhkan sumber lain yang mendukung perkataan alkitab di samping Fosil binatang itu sendiri [....]

Sumber –sumber di luar injil terdapat dalam tulisan BH Ugaratic yang di sebut ëgl il ëtk artinya adalah “lembu jantan yang ganas,El” (Pope 1965, 321; KTU 1.3 III 44). Tulisan menggambarkan binatang yang memiliki tanduk seperti banteng, dan bentuk seperti kerbau, dan wajah seperti baal (Ibid; KTU 1.12 I 30-33). Binatang ini sama dengan yang di gambarkan bangsa Sumeria dan Akkadian yang di sebut ”banteng Surga” ("bull of heaven") yang di bunuh oleh Gilgamesh dan Enkidu dalam tulisan berjudul (langsung Klik Judulnya):Gilgamesh Epic (Ibid., 322; ANET, 83-85; Heidel 1946, 53-55, Lihat gambarnya dibawah).

Ayub menggambarkan tentang kuda nil dalam Ayub 40:21-23 di sekitar danau Huleh yang bentuknya seperti kerbau. Ekornya seperti cabang cedar yang dapat dengan mudah menekuk atau bergoyang (Pope menggambarkan sebagai gairah seksual). Ini tidak menunjukan bahwa ekornya besar atau panjang seperti yang di katakan Ayub 40:21-23.

“Di bawah tumbuhan teratai ia menderum, tersembunyi dalam gelagah dan paya. Tumbuhan-tumbuhan teratai menaungi dia dengan bayang-bayangnya, pohon-pohon gandarusa mengelilinginya.”
Ayub 40:21-23

Alang-alang dan teratai tidak dapat menyembunyikan dinosaurus besar....jadi ????


Gilgamesh Epic


The Epic of Gilgamesh menggambarkan pertempuran dengan “Banteng Surga”. Enkidu membunuh banteng dengan tanduknya.”banteng surga berbusa di wajahnya, dia memegang ekor banteng, kemudian menusuk banteng diantara tengkuk dan tanduk dengan pedangnya.” (Sandars 1972, 88; ANET, 85, 505)
Gilgamesh juga bertempur melawan monster lainnya yang disebut ”Huwawa” (bahasa Babylon) atau ”Humbaba” (bahasa Assyria) yang tinggal di hutan rimba. Huwawa digambarkan dengan kekuatanya : ”Mengaum bagaikan petir, mengeluarkan api dari mulut dan nafasnya adalah kematian” (ANET, 79; Jacobsen, 200). Ini tidak di maksudkan dengan nafasnya adalah api, tetapi nafas yang keluar dari hidung di pagi hari atau seperti kita bernafas di udara dingin.


Naga


Alkitab King James Version menggunakan bentuk “naga” berasal dari kata dalam bahasa yunani Drakon yang berarti “Serpent” yang berarti ular.inimenunjukan monster dengan bentuk tubuh seperti Ular. Dalamalkitab berbahas yunani menggunakan kata Drakon 12 kali dalam kitab Wahyu dan di terjemahkan KJV menjadi “Naga” (wahyu 12-13,16:13,20:2). Naga dalam Wahyu berkepala Tujuh mirip dengan leviathan (raksasa) di Ugaratic juga dalam kitab Mazmur menyebut Lewiatan, tepatnya:

Engkaulah yang meremukkan kepala-kepala Lewiatan, yang memberikannya menjadi makanan penghuni-penghuni padang belantara.
(Mazmur 74:14)

Setan di sebut sebagai naga dan ular dalam Wahyu:
ia menangkap naga, si ular tua itu, yaitu Iblis dan Satan. Dan ia mengikatnya seribu tahun lamanya,

(Wahyu 20:2)

Dalam Perjanjianlama dari KJV menggunakan kata “naga” dari kata Ibrani tannim yang artinya “jackals” yang artinya ”serigala” dan tannin (huruf akhir n) berarti ”ular” atau monster laut (BDB, 1072; Gesenius, 868-9). Kelihatannya KJV mengalami mis-tranlate dengan dua kata berbeda. Tannim berasal dari kata dasar tan yang berarti ”Melolong” dan tannin dari kata dasar tanan”berasap ”atau ”asap”. Serigala (jackals) di kenal karena ”lolongan” mereka dan tersebar di suatu wilayah.Tannin atao”asap” berasal dari dengusan Ikan Paus atau dengusan Hewan yang terlihat seperti uap (asap) akibat panas tubuh dari dalam. Di mana Nafas panas yang keluar dari Hidung terlihat seerti asap. Inilah awal cerita di mana Nafas naga adalah api.
Jadi satu poin penting, bahwa dalam bahasa ibrani tidak menunjukan tentang”naga”


Dalam tulisan atau cerita tentang Bel and the dragon di adopsi oleh Daniel. Daniel mengekspose Harga yang harus dibayar tentang kepercayaan terhadap Tuhan. Darius kemudian ingin membunuh mereka.


“Daniel then feeds the living dragon pitch, fat and hair so that it dies.”



Raja Darius kemudian memasukan Daniel ke Gua Singa tetapi Malikat Tuhan menutup mulut singa – singa itu. Setelah Daniel selamat, raja Darius dengan kemarahannya memerintahkan musuh –musuh Daniel untuk di masukan ke dalam gua singa, sebelum tubuh mereka tiba di dasar gua, singa –singa itu telah menerkam mereka.

Jadi kata “Naga” dalam bahasa Yunani ”Drakon” (Inggris: Dragon) bukanlah Dinosaurs. Zaman Babylon di gambarkan Dewa Nina dalam bentuk ”Ular” (IBSE, Vol.1, 428-9). Beberapa Fosil dari Monster di temukan pada zaman, sehingga pada zaman dahulu mereka sukar menggambarkan bentukasli dari Fosil tersebut. Inilah yang oleh para pakar di katakan sebagai kesalahan penafsiran wujud fosil.


Raksasa

Dalam buku: Homer’s book Odyssey (Book 9), tanah Odysseus terdapat seorang raksasa yang di sebut Cyclopes (Raksasa Bermata satu). Surat dari sejarawan Yunani Thucydides pulau tersebu adalah Sicily pada slopes dari gunung Etna adalah rumah dari Raksasa Cyclopes.

Tulang raksasa dengan mata satu telah di temukan pada abad pertengahan, Tetapi bentuk Tulangnya adalah Mastodon bukan Tulang manusia. Bentuk tulang mastodon terlihat seperti raksasa bermata satu,cdengan mata tepat di tengah-tengah tengkorak kepala.



Banyak Fossil yang telah di temukan tentang manusia raksasa, atau malaikat yang mungkin saja jatuh dari Surga (guyon kali !). salah satu di antaranya tulang yang di temukan di pulai kreta denganpanjang 35 feet (Gayard-Valy, 15-18).

Mei 2009, Seorang tukang ledeng yang sedang bekerja di sebuah proyek diluar sekolah Dallas Utara tanpa sengaja menemukan sebuah tengkorak misterius. "Kita semua tahu kalau itu adalah tengkorak primata," Kata David Evans, 25 tahun, sang penemu dari Alvarado. "Hanya kami tidak tahu dari jenis apa."


Dr Dana Austin yang mengobservasi foto-foto tengkorak tersebut mengatakan bahwa tengkorak itu berasal dari seekor "primata kuno", kemungkinan seekor monyet atau simpanse.

February 5, 2003 — The fossil of a giant animal—much bigger than modern elephants—has been unearthed on the Greek island Crete. The extinct animal's extremely large nasal opening could have been the inspiration for Cyclops, a race of giants in Greek mythology with a single eye in the middle of the forehead

Unicorns
KJV beberapa kali menulis kata Unicorn yakni dalam kitab Ulangan 33:17; Ayub 39:9,10; Mazmur 22:21; 29:6; 92:10; Yesaya 34:7.mungkin saja dari kata reem yang berarti ”sapi liar” dandalambahsa latin disebut Unicornis


Keberadaan unicorn mungkin datang dari Fosil rhinoceros yang di temukan di abad pertengahan. Dari fosil tersebut tampakseperti UNICORN (Gayrard-Valy, 22).

Setahu saya Rhino Fosil adalah untuk Rusa ya !!!!!


Leviathan

Leviathan atau Lewiatan adalah bentuk umum dari binatang laut yang berukuran besar. Kata Lewiatan disebut enamkali dalam perjanjian lama.



Ayub 3:8
Ayub 3:8 mengatakan:
Biarlah ia disumpahi oleh para pengutuk hari, oleh mereka yang pandai membangkitkan marah Lewiatan.
KJV tidak memakai kata “atau”Lewiatan,sedangkan bahasa ibrani memakai kata /tywl artinya “Lewiatan”. Apapun itu masih menjadi misteri sampai sekarang.

Berbagai Pengamatan dalam sejarah:

1555
Pada tahun 1555 Olaus Magus menulis buku yang berjudul Historia de Gentibus Septentrionalibus yang menggambarkan sebuah monster ikan, "bentuk yang mengerikan, dengan kepala yang aneh, dengan bentuk yang aneh dari tanduk dengan dua belas capit yang hitam dengan mata yang besar dll
(Ellis 1994, 124) (Ibid, 265) (Ibid, 129).

1633
Monster laut dengan tujuh Ekor Ibid, 126)
In 1632 a sea monster was said to have seven tails with eyes (Ibid, 126).
1673
Monster laut dengan kepala dua dan 10 tanduk
1845
Air mendidih dan tampak seekor ular raksasa bergerak di bawah permukaan air (Ibid., 366-7).
1879
Raksasa laut berputar menyebabkan gelombang laut yang besar (Ibid.36) Frederick Aldrich, menjelaskan panjang 20 Foot dan dipercaya dapat tumbuh sampai 150 feet panjangnya (Ibid,128)



===================================================================
Bibliography
Aelian: On the Characteristics of Animals. 1959. Trans. by Scholfield. Cambridge: Harvard University Press.
ANEP: Ancient Near East in Pictures Relating to the Old Testament. 1969. 2nd Ed. By James Pritchard. Princeton: Princeton University Press.
ANET: Ancient Near Eastern Texts Relating to the Old Testament. 1969. Princeton: Princeton University Press.
Apollonius, Rhodius. 1912. The Argonautica. Trans. by R.C. Seaton. London: Heinemann.
BAR: Biblical Archaeology Review 21:4 (July/August, 1995).
Black and Green. 1992. God, Demons and Symbols of Ancient Mesopotamia. Austin: University of Texas.
BDB: Brown, Driver, and Briggs. 1980. Hebrew and English Lexicon of the Old Testament. Oxford: Clarendon Press.
Bowker, John. 1969. The Targums and Rabbinic Literature. Cambridge: Cambridge University Press.
Charlesworth, James. 1983. The Old Testament Pseudepigraphia. Vol. 1. Garden Gity: Doubleday.
Creation/Evolution. P.O. Box 9477, Berkeley, CA 94709. Tel. (510) 526-1674.
Ellis, Richard. 1994. Monsters of the Sea. New York: Knopf.
Gayrard-Valy, Yvette.1994. Fossils: Evidence of Vanished Worlds. New York: Abrams.
Gibson, J.C.L. 1978. Canaanite Myths and Legends. 2nd Ed. Edinburgh: T&T Clark.
Heidel, Alexander. 1942. The Babylonian Genesis. Chicago: University of Chicago Press.
Homer. 1919. The Odyssey. Trans. By Murray. Loeb Classical Library 104-5. Cambridge: Harvard University Press.
ISBE: International Standard Bible Encyclopedia. 1939. Ed. By James Orr. Grand Rapids: Eerdmans.
Keel, Othmar. 1978. The Symbolism of the Biblical World. Trans. By Timothy Hallett. New York: Seabury Press.
Keil and Delitzch. 1976. Commentary on the Old Testament. Rpt. Grand Rapids: Eerdmans.
Martinez, Florentino. 1996. The Dead Sea Scrolls Translated. 2nd ed. Grand Rapids: Eerdmans.
Pope, Marvin. 1955. El in the Ugaritic Texts. Leiden: E.J. Brill.
. 1965. The Anchor Bible: Job. Garden City: Doubleday.
Sanders, N. 1972. The Epic of Gilgamesh. New York: Penguin.
TDOT: Theological Dictionary of the Old Testament. 1974. Ed. By Botterweck and Ringgren. Trans. By John Willis. Grand Rapids: Eerdmans.
Wallace, H. 1949. "Leviathan and the Beast of Revelation" BA 11= BA Reader I:290-98.
Wilson, Kinnier. 1975. "A Return to the Problem of Behemoth and Leviathan" VT 25:1-14