Senin, 09 Mei 2011

Mau jadi Katak atau Ayam

Tsu Chin bertanya-tanya di dalam hatinya, "Apa penyebab seseorang menjadi terhormat dan mulia?" Lantas dia mengamati orang-orang yang berada di sekitarnya. Agaknya ia memperoleh jawaban atas pertanyaan tadi, tetapi dia masih ragu-ragu. Oleh sebab itu ia menghadap Mencius, seorang yang bijaksana, dan bertanya, "Guru, apa penyebab seseorang menjadi terhormat dan mulia?"

"Mengapa kamu tanyakan hal itu kepadaku?" Mancius balik bertanya. Tzu Chin bungkam, bukan karena dia tiba-tiba menjadi bisu, tetapi karena dia malu mengemukakan alasan yang sesungguhnya. Untung saja Mencius tidak terus mendesaknya.

Pertanyaan kedua yang diajukan oleh guru yang bijaksana ini, "Menurut engkau sendiri, apa yang menyebabkan seseorang terhormat dan mulia?"

"Karena jumlah perkataan yang diucapkannya?" jawab Tzu Chin dalam nada bertanya.

"Tzu Chin, kenapa engkau tidak belajar dari alam?" sahut Mencius.

"Katak bersuara siang dan malam, namun banyak orang menyumpahinya. Selain itu, jumlah pekataan sang katak yang banyak ternyata tidak menghasilkan perubahan apa-apa"

Tzu Chin manggut-manggut mendengar ajaran sang guru. "Benar juga," pikirnya.

"Tetapi," lanjut Mencius, "ayam jago hanya berkokok sekali saja pada waktu fajar. Apa akibatnya?”

Tzu Chin tahu jawabannya. Namun sebelum ia sempat melontarkan jawaban, Mencius sudah terlanjur mendahului," Segala sesuatu di langit dan di bumi mengalami perubahan, pertanda pagi telah tiba.”

"Jadi?" tanya Tzu Chin. Ia mau tahu kesimpulan ajaran sang guru. "Lho, belum bisa menyimpulkan?" tanya Mencius heran atas kekurangcerdasan Tzu Chin. Tzu Chin menjadi kikuk dan serba salah. Oleh sebab itu Mencius tidak memperlama siksaan batin Tzu Chin karena ketahuan dungunya. Ia segera memberi kesimpulan, "Yang penting bukan banyaknya perkataan, tetapi perkataan yang diucapkan tepat pada waktunya."

Mungkin Anda terlalu banyak berkata-kata. Ingatlah, bahwa Tuhan juga ingin agar Anda dapat diam sejenak bersama-Nya sehingga Dia bisa berkata-kata dalam hidup Anda. Sama seperti Maria yang duduk mendengarkan di dekat kaki Yesus.

Mungkin Anda merasa Anda orang yang tidak pandai berbicara dan berkata-kata. Sama seperti Musa yang mengaku berat mulut dan berat lidah sehingga tidak pandai bicara, namun membawa perubahan besar dalam kehidupan orang Israel. Sama seperti Yeremia yang mengatakan dirinya orang tidak pandai bicara karena masih muda namun tetap dipakai oleh Tuhan.

Seperti apapun Anda, ingatlah satu hal bahwa Yesus memanggil kita semua untuk hidup dan berkarya di dalam-Nya. Carilah hikmat Tuhan terhadap perkataan yang akan Anda keluarkan, sehingga perkataan Anda dapat menjadi berkat dan bukannya kebisingan saja bagi orang lain.

(^__^)........GBU all

God is Love

Karena kasih membuat dunia ini menjadi indah, sedangkan kebencian membuat dunia ini berantakan. Karena jawaban yang lemah lembut meredakan amarah, tetapi batu yang dilempar akan mendapatkan balasan. Karena senyum membuat Anda awet muda, tetapi cemberut membuat Anda cepat tua. Karena kasih dan kepedulian membuat bunga menjadi mekar, tetapi kebencian menghasilkan kesukaran dan kehancuran.

Karena burung berkicau, anjing menggoyangkan ekornya, kucing mengeong dan tanaman menjadi tumbuh saat mereka merasakan kasih Anda.

Karena, seperti kata pepatah, Anda bisa menangkap lebih banyak lalat dengan madu dibandingkan dengan cuka. Karena kasih merupakan atribut umum yang menyatukan semua agama, jika Anda punya pandangan demikian.

Karena kasih sudah ada terlebih dahulu sebelum ada kebencian, sama seperti adam dan hawa sudah ada terlebih dahulu sebelum ular datang. Karena sejarah membuktikan bahwa kasih bisa mengalahkan peperangan dan segala akibat kejahatannya.

Karena tangan anak kecil yang percaya pada Anda terasa jauh lebih nyaman dibanding senjata di tangan Anda.

Karena kasih memiliki pesona warna-warni, sedangkan kebencian itu hanya memakai satu warna.

Karena kasih menumbuhkan segalanya, sedangkan kebencian melayukan segalanya.

Karena kasih itu memberikan dorongan semangat, sedangkan kebencian mengakibatkan depresi.

Karena kasih menciptakan energi yang menghidupkan, sedangkan kebencian menciptakan beban kematian.

Karena kasih itu merupakan jaminan yang terbaik, sedangkan kebencian itu investasi merugikan.

Karena kasih setelah Anda memenangkan perkelahian, Anda masih merasa tudak nyaman.

Karena kasih orang yang penuh kebencian berpikir bahwa Tuhan ada di pihak mereka, sedangkan orang yang penuh kasih selalu berusaha agar Tuhan berada di sisi mereka.

Karena tidur Anda lebih nyenyak saat Anda mengasihi seseorang.

Karena kasih mengajari Anda lebih banyak hal dibanding apa yang bisa diajarkan oleh kebencian.

Karena kasih membuat sesuatunya menjadi bernilai.

Karena kasih menghasilkan yang terbaik, sedangkan kebencian hanya menghasilkan yang terburuk.

Karena kasih menyembuhkan luka-luka jiwa Anda, dan memberi Anda kesempatan lagi atas hidup Anda.

Karena kasih dari orang-orang yang Anda cintai memenuhi Anda dengan optimisme positif, memberi Anda sayap untuk melayang terbang.

Karena kasih membuat Anda mampu memaafkan orang lain dan mengasihi diri Anda sendiri.

Karena kasih, bukan kebencian yang membangun jembatan, dan membuat hati Anda hangat di malam yang dingin.

Karena kasih itu kekal, dan selalu menang.

Karena kasih itu membuka hati untuk menikmati tindakan-tindakan kepudulian kecil dari dan keluarga Anda.

Karena Anda menyadari bahwa hanya kasih yang dapat mengubah musuh lama menjadi teman.

Karena Tuhan itu Kasih, dan kebencian tidak memiliki tempat dalam rencanaNya bagi kehidupan Anda.


Tuhan Yesus memberkati..

kamu adalah milik-Ku

Anak-Ku Tercinta,
Sejumlah orang menyayangi mobilnya. Mereka selalu mencuci dan menggosoknya, dan memarahi orang yang menggores mobil mereka yang berharga!

Mungkin kamu anggap hal itu lucu, tetapi begitulah Aku terhadap dirimu. Ketika kamu meminta-Ku masuk ke dalam hidupmu, itulah saatnya Aku "membeli" dirimu. Dahulu kamu adalah milikmu sendiri atau milik siapa saja yang bagi mereka kamu hidup. Tetapi kini kamu adalah milik-Ku. Seorang pemilik mobil Porsche tidak akan secara sengaja merusakkan mobilnya sendiri.

Begitulah Aku terhadapmu. Kamu adalah milik-Ku, dan Aku takkan membiarkan siapa pun melukaimu. Aku akan menjagamu karena begitu kamu berharga bagi-Ku. Maka santailah. Jangan takut. Kamu adalah milik-Ku selamanya!

Salam Sayang,
Tuhan


Janganlah takut, sebab Aku telah menebus engkau, Aku telah memanggil engkau dengan namamu, engkau ini kepunyaan-Ku (Yesaya 43:1)

HATI YANG SEMPURNA

Pada suatu hari, seorang pemuda berdiri di tengah kota dan menyatakan bahwa dialah pemilik hati yang terindah yang ada di kota itu. Banyak orang kemudian berkumpul dan mereka semua mengagumi hati pemuda itu, karena memang benar-benar sempurna. Tidak ada satu cacat atau goresan sedikitpun di hati pemuda itu. Pemuda itu sangat bangga dan mulai menyombongkan hatinya yang indah.

Tiba-tiba, seorang lelaki tua menyeruak dari kerumunan, tampil ke depan dan berkata " Mengapa hatimu masih belum seindah hatiku ?". Kerumunan orang-orang dan pemuda itu melihat pada hati pak tua itu. Hati pak tua itu berdegup dengan kuatnya, namun penuh dengan bekas luka, dimana ada bekas potongan hati yang diambil dan ada potongan yang lain ditempatkan di situ;namun tidak benar-benar pas dan ada sisi-sisi potongan yang tidak rata.

Bahkan, ada bagian-bagian yang berlubang karena dicungkil dan tidak ditutup kembali. Orang-orang itu tercengang dan berpikir, bagaimana mungkin pak tua itu mengatakan bahwa hatinya lebih indah ? Pemuda itu melihat kepada pak tua itu, memperhatikan hati yang dimilikinya dan tertawa " Anda pasti bercanda, pak tua", katanya, "bandingkan hatimu dengan hatiku, hatiku sangatlah sempurna sedangkan hatimu tak lebih dari kumpulan bekas luka dan cabikan".

" Ya", kata pak tua itu, " hatimu kelihatan sangat sempurna meski demikian aku tak akan menukar hatiku dengan hatimu. Lihatlah, setiap bekas luka ini adalah tanda dari orang-orang yang kepadanya kuberikan kasihku, aku menyobek sebagian dari hatiku untuk kuberikan kepada mereka, dan seringkali mereka juga memberikan sesobek hati mereka untuk menutup kembali sobekan yang kuberikan.

Namun karena setiap sobekan itu tidaklah sama, ada bagian-bagian yang kasar, yang sangat aku hargai, karena itu mengingatkanku akan cinta kasih yang telah bersama-sama kami bagikan. Adakalanya, aku memberikan potongan hatiku begitu saja dan orang yang kuberi itu tidak membalas dengan memberikan potongan hatinya. Hal itulah yang meninggalkan lubang-lubang
sobekan - - memberikan cinta kasih adalah suatu kesempatan. Meskipun bekas cabikan itu menyakitkan, mereka tetap terbuka, hal itu mengingatkanku akan cinta kasihku pada orang-orang itu, dan aku berharap, suatu ketika nanti mereka akan kembali dan mengisi lubang-lubang itu. Sekarang, tahukah engkau keindahan hati yang sesungguhnya itu ?"

Pemuda itu berdiri membisu dan airmata mulai mengalir di pipinya. Dia berjalan ke arah pak tua itu, menggapai hatinya yang begitu muda dan indah, dan merobeknya sepotong. Pemuda itu memberikan robekan hatinya kepada pak tua dengan tangan-tangan yang gemetar. Pak tua itu menerima pemberian itu, menaruhnya di hatinya dan kemudian mengambil sesobek dari hatinya yang sudah amat tua dan penuh luka, kemudian menempatkannya untuk menutup luka di hati pemuda itu. Sobekan itu pas, tetapi tidak sempurna, karena ada sisi-sisi yang tidak sama rata.

Pemuda itu melihat kedalam hatinya, yang tidak lagi sempurna tetapi kini lebih indah dari sebelumnya, karena cinta kasih dari pak tua itu telah mengalir kedalamnya. Mereka berdua kemudian berpelukan dan berjalan beriringan.

Barang milikku yg paling berharga adl KAMU ( Renungan Keluarga)

Aku sangat menyukai ucapan mama : “Barang milikku yg paling berharga adalah kamu!” Ucapan yang sangat menyejukkan hati. dan sampai sekarang aku masih mengingatnya…
Papa dan mama menikah karena dijodohkan orang tua, demikianlah yg dialami para muda-mudi dizaman itu, tapi hal ini sudah umum, tapi dizaman sekarang peristiwa itu sudah jarang terjadi, kebanyakan adalah hasil pilihan sendiri. Tapi mama sangat mencintai papa, demikian juga dg papa dan tampak selalu mesra, akur bagaikan pasangan cinta sejoli. Sangat sulit dibayangkan bahwa pernikahan mereka pernah diterjang badai! Badai itu nyaris memisahkan mereka. hanya karena emosi sesaat saja!

Papa dan mama bekerja diinstansi yg sama, oleh karena itu setiap hari berangkat dan pulang bersama. Suatu hari mereka kerja lembur, mengadakan stock opname digudang, hingga pukul 2.00 dinihari dan baru pulang kerumah.

Papa sangat letih dan lapar, sampai dirumah tidak ada makanan maupun minuman yg siap disaji. Papa yg lapar minta mama untuk menyiapkan makanan dan minuman. Beberapa hari belakangan ini emosi mama memang tidak stabil, ditambah lagi dg adanya lembur, badan dan pikiran sungguh melelahkan, sehigga dg kondisi yg labil itu, mama spontan menjawab dg nada keras, ” mau makan dan minum, memangnya tidak bisa masak sendiri? Apa tidak punya tangan dan kaki lagi, ya?”

Karena papa juga terlalu capek, dan langsung menjawab dg acuh tak acuh, “kamu ini isteriku, memasak adalah sudah menjadi kewajibanmu!”

Mama langsung merespon, “tengah malam begini mau masak apa? Sudah lewat waktunya makan, orang laki seharusnya lebih kuat dari pada perempuan!”

Mendengar itu, marahlah papa, beliau langsung berteriak dg emosi, “kamu salah makan obat apa kemarin? Mau sengaja cari ribut,ya? Istri memasak untuk suami adalah wajar, kenapa harus tergantung pada waktu? Kamu tidak senang, ya? Kalau tidak senang, kamu pergi saja sekarang dari rumah ini!!!”

Mama tidak menyangka akan menerima reaksi yg begitu keras. Setelah terdiam sesaat, mama kemudian berkata sambil menitikkan air mata, “kamu ingin aku pergi……..aku akan pergi sekarang!” Mama segera kembali kekamar untuk mengemasi barang2nya.

Melihat mama masuk kamar dan berkemas- kemas, papa berkata kepada mama yg membelakanginya, “bagus! Pergi sana! Ambil semua barang2mu dan jangan kembali lagi!”

Beberapa saat kemudian suasana menjadi sunyi senyap, tak ada kata2 kebencian lagi yg muncul, menit demi menit berlalu, tapi mama tetap tak kunjung keluar dari kamar. Merasakan keanehan itu, papa kemudian menyusul masuk kamar dan melihat mama sedang duduk diranjang penuh dengan linangan air mata. Sambil menatap koper kulit besar yg masih tergeletak diatas ranjang. Melihat papa datang, dg ter- isak2 mama berkata, “duduklah diatas koper kulit itu, supaya aku boleh mengenang masa2 perpisahan kita yg terakhir.”
Merasa aneh, maka dengan sendu papa akhirnya tidak tahan juga untuk tidak bertanya, ” “untuk apa?”

Sambil menangis dg ter-putus2 mama berkata, “emas dan perak aku tidak memilikinya,” tapi milikku yang paling berharga adalah kamu!” Kamu dan anak2ku, aku tidak memiliki apapun….”

Meskipun kejadian itu telah lewat lama sekali, tapi aku masih mengingatnya terus sampai sekarang. Apalagi ketika mama mengucapkan kata2 terakhir itu, papa merasa sangat tergoncang, sejak malam itu, papa telah diubah dan telah menjadi sangat hormat dan sayang kepada mama. Menggandeng tangan anak2, merangkul mama serta senantiasa saling berpelukan. Kelak aku juga bercita- cita ingin mendapatkan pasangan yg seperti papa.

Kehidupan apapun yg kita jalani ini, itu tidaklah penting; tapi yg terpenting adalah bagaimana sikap kita dalam menghadapi hidup ini, terutama disaat-saat badai itu muncul.


Sumber: Renungan Kehidupan

KEBODOHAN

Di Tiongkok pernah hidup seorang hakim yang sangat dihormati krn tegas & jujur.

Suatu hari, 2 org mnghadap sang hakim. Mereka bertengkar hebat & nyaris beradu fisik. ke duanya berdebat tentang hitungan 3x7.
Yang satu mengatakan hasilnya 21,
yang lain bersikukuh mengatakan hasilnya 27.

Ternyata sang hakim memvonis cambuk 10x bagi org yg menjawab 21.
Spontan si terhukum memprotes.

Sang hakim menjawab, Hukuman ini Bukan utk hasil hitungan mu
tetapi untuk kebodohan-mu yang
mau2nya berdebat dengan orang
bodoh yg tdk tahu kl 3x7 adalh 21!

Hikmah dr crita ini adalah bahwa jika kita sibuk mmperdebatkn sesuatu yang tak berguna,berarti kita juga sama salahnya atau bahkan lebih salah daripada orang yang memulai perdebatan. Sebab dengan sadar kita membuang waktu & energi untuk hal yang tidak perlu.

Bukankah kita sering mengalaminya? Bisa terjadi dengan pasangan hidup,tetangga/ kolega.
Berdebat/bertengkar untuk hal2 yang tidak ada gunanya,hanya akan menguras energi percuma.

Ada saatnya untuk kita diam untuk menghindari perdebatan atau pertengkaran yang sia2.
Diam bukan berarti kalah,bukan?

Memang bukan hal yang mudah
tapi janganlah se-kali2 berdebat dengan orang bodoh yang tidak menguasai permasalahan.
Janganlah berdebat dengan seseorang manakala kita tahu bahwa sudut pandangnya bertolak belakang dengan kita.

MERUPAKAN SUATU KEARIFAN BAGI ORANG YANG BISA KONTROL & HINDARI KEMARAHAN ATAS SUATU KEBODOHAN.

IA memiliki PETA JALAN

Anak-Ku Tersayang,

Bayangkanlah sebuah jalan yang kasar, berbahaya, tidak tercantum pada peta, yang menuju ke bukit-bukit curam tempat hidup binatang-binatang buas. Sekarang bayangkanlah dirimu sendiri yang tanpa perlawanan bagaikan seekor domba—tanpa senjata, tanpa peta, dan tanpa pemandu—tidak yakin dengan tempat kamu berada atau tujuan kamu pergi.

Bukan suatu gambaran yang baik! Tetapi itu merupakan suatu potret yang akurat tentang kamu sebelum Yesus memasuki hidupmu. Betapa berbedanya gambar yang hendak dilukiskan-Nya tentang hidupmu jikalau kamu mau mempersilahkan-Nya! Ia mengenalimu. Ia memiliki peta jalan melintasi gunung-gunung berbahaya itu. Ia ingin membawamu ke suatu tempat yang penuh damai, sukacita dan bahagia bersama-Ku.

Yesuslah Gembalamu, dan Ia menunggu untuk membimbingmu. Maukah kamu percaya dan mengikuti-Nya?

Bapamu,
Tuhan


"Seperti domba, dahulu saudara sesat dari jalan Allah, tetapi sekarang saudara telah kembali kepada Gembala Saudara, pemelihara jiwa yang melindungi saudara dari segala serangan" (1 Petrus 2:25)