Tuhan memakai masalah untuk menuntunmu
Kadang-kadang Tuhan harus membakar tempat kenyamananmu agar kamu mau berpindah. Masalah sering membawa kita ke tempat yang baru dan memotivasikan kita untuk berubah. Apakah Tuhan sedang mencoba mengambil perhatianmu. Kadang-kadang membawa kita ke situasi, keadaan yang menyakitkan agar kita mau mengubah cara jalan kita
Tuhan memakai masalah untuk mengujimu
Manusia seperti teh celup, jika kita ingin mengetahui apa yang ada di dalamnya, masukkan saja ke dalam air panas! Pernahkah Tuhan menguji imanmu lewat masalah-masalah ? Apakah masalah-masalah itu membuka pikiranmu ? Ketika kamu menghadapi banyak masalah, "hendaklah kamu penuh sukacita sebab lewat masalah-masalah ini akan menguji imanmu dan akan mengajarkan kamu tentang kesabaran"
Tuhan memakai masalah untuk mengoreksimu
Ada beberapa pelajaran yang kita dapati lewat jalan yang menyakitkan dan kegagalan. Contohnya seperti anak kecil yang orang tuanya menyuruh dia untuk tidak memegang kompor yang panas. Tetapi kamu mungkin akan dapat mempelajari sesuatu lewat terbakar. Kadang-kadang kita mempelajari nilai dari sesuatu : kesehatan, uang, hubungan, dengan menghilangkannya. "...bahwa aku tertindas itu baik bagiku, supaya aku belajar ketetapan-ketetapanMu"
Tuhan memakai masalah untuk melindungimu
Suatu masalah kadang-kadang kelihatan akan lebih memberkatimu jika masalah itu mencegahmu untuk jatuh ke masalah yang lebih merugikanmu . Contohnya, ada seorang teman yang dipecat karena menolak mengerjakan sesuatu yang tidak beretika ketika atasannya menyuruhnya. Kehilangan pekerjaan adalah masalahnya. Tetapi ia terselamat dari hukuman penjara setelah setahun kemudian ketika tindakan atasannya terungkap. “Memang kamu telah mereka-rekakan yang jahat terhadap aku tetapi Allah telah mereka-rekakannya untuk kebaikan."
Tuhan memakai masalah untuk meyempurnakanmu
Masalah, jika ditanggapi dengan benar, membangun karakter kita. Tuhan jauh lebih tertarik pada karaktermu daripada kesenanganmu. Hubunganmu dengan Tuhan dan karaktermu adalah dua hal yang kekal, justru bisa bersuka cita ketika kita sedang menghadapi masalah… masalah menolong kita untuk belajar bersabar. Dan kesabaran membentuk karakter kita dan menolong kita percaya.
BERSUKACITALAH SENANTIASA DI DALAM TUHAN
Minggu, 06 November 2011
Ajar kumengerti Tuhan
Aku meminta kepada Tuhan untuk menyingkirkan penderitaanku.
Tuhan menjawab tidak. Itu bukan untuk Ku-singkirkan,
tetapi agar engkau mengalahkanya.
Aku meminta kepada Tuhan untuk menghadiahkanku kesabaran.
Tuhan menjawab tidak. Kesabaran adalah hasil dari kesulitan,
Itu tidak dihadiahkan, itu dipelajari.
Aku meminta kepada Tuhan untuk memberiku kebahagiaan.
Tuhan menjawab tidak.
Aku memberimu berkat. Kebahagiaan adalah tergantung padamu.
Aku meminta kepada Tuhan untuk menjauhkan penderitaan.
Tuhan menjawab tidak.
Penderitaan menjauhkanmu dari perhatian duniawi dan membawamu mendekat kepadaKu.
Aku meminta kepada Tuhan untuk menumbuhkan Rohku.
Tuhan menjawab tidak.
Kau harus menumbukannya sendiri, tetapi Aku akan memangkas untuk membuatmu berbuah.
Aku meminta kepada Tuhan segala hal sehingga aku dapat menikmati hidup.
Tuhan menjawab tidak.
Aku akan memberimu hidup sehingga kau dapat menikmati segala hal.
Aku meminta kepada Tuhan membantuku mengasihi orang lain seperti Tuhan mengasihiku.
Tuhan menjawab, ah.. anak-KU akhirnya kau mengerti.
Ajarku kumengerti Tuhan akan rencanaMu dalam hidupku. Amin :)
_________________________
I added cool smileys to this message... if you don't see them go to: http://e.exps.me
Tuhan menjawab tidak. Itu bukan untuk Ku-singkirkan,
tetapi agar engkau mengalahkanya.
Aku meminta kepada Tuhan untuk menghadiahkanku kesabaran.
Tuhan menjawab tidak. Kesabaran adalah hasil dari kesulitan,
Itu tidak dihadiahkan, itu dipelajari.
Aku meminta kepada Tuhan untuk memberiku kebahagiaan.
Tuhan menjawab tidak.
Aku memberimu berkat. Kebahagiaan adalah tergantung padamu.
Aku meminta kepada Tuhan untuk menjauhkan penderitaan.
Tuhan menjawab tidak.
Penderitaan menjauhkanmu dari perhatian duniawi dan membawamu mendekat kepadaKu.
Aku meminta kepada Tuhan untuk menumbuhkan Rohku.
Tuhan menjawab tidak.
Kau harus menumbukannya sendiri, tetapi Aku akan memangkas untuk membuatmu berbuah.
Aku meminta kepada Tuhan segala hal sehingga aku dapat menikmati hidup.
Tuhan menjawab tidak.
Aku akan memberimu hidup sehingga kau dapat menikmati segala hal.
Aku meminta kepada Tuhan membantuku mengasihi orang lain seperti Tuhan mengasihiku.
Tuhan menjawab, ah.. anak-KU akhirnya kau mengerti.
Ajarku kumengerti Tuhan akan rencanaMu dalam hidupku. Amin :)
_________________________
I added cool smileys to this message... if you don't see them go to: http://e.exps.me
Sabtu, 29 Oktober 2011
Mari Berdoa
Ketika begitu banyak pergumulan datang menerpa…..
Begitu banyak masalah yang datang menerjang………
Begitu bertubi-tubi cobaan datang menghampiri……….
Ibarat sudah jatuh tertimpa tangga…..
Satu persoalan belum terselesaikan dengan baik, kemudian datang lagi persoalan lain yang tak kalah rumitnya…
Yang kemudian merampas perasaan damai sejahtera dan mengusik iman percaya di hati.
Langkah yang paling bijaksana menyikapi perasaan hati ini adalah dengan datang kehadapan Allah Bapa Sorgawi, Tuhan Yesus dan Roh Kudus dalam DOA.
“Perasaanku kacau, hatiku sakit, aku bingung….. aku tak mampu berdoa….” Mungkin keluhan ini pernah terlontar.
Tapi saya ingin tegaskan, saudaraku bisa berdoa.
Tuhan Yesus sudah ajarkan melalui DOA BAPA KAMI “Karena itu berdoalah demikian: Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga. Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. (Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. Amin.) (Matius 6:9-13)
Pray, therefore, like this: Our Father Who is in heaven, hallowed be Your name. Your kingdom come, Your will be done on earth as it is in heaven. Give us this day our daily bread. And forgive us our debts, as we also have forgiven our debtors. And lead us not into temptation, but deliver us from the evil one. For Yours is the kingdom and the power and the glory forever. Amen.
Saudaraku terkasih,
Sebagai orang percaya yang mengasihi Tuhan, maka doa adalah langkah pertama yang dilakukan di dalam setiap aktifitas yang dilakukan, memulai hari yang baru, melakukan suatu usaha, melakukan kegiatan pelayanan, dan juga melakukan suatu solusi atas suatu persoalan atau masalah.
Berdoa ketika merindukan terjadinya kebangunan rohani secara pribadi, (Mazmur 119:25-27) Jiwaku melekat kepada debu, hidupkanlah aku sesuai dengan firman-Mu. Jalan-jalan hidupku telah aku ceritakan dan Engkau menjawab aku--ajarkanlah ketetapan-ketetapan-Mu kepadaku. Buatlah aku mengerti petunjuk titah-titah-Mu, supaya aku merenungkan perbuatan-perbuatan-Mu yang ajaib.
Berdoa mohon kekuatan iman, (Mazmur 119:28) Jiwaku menangis karena duka hati, teguhkanlah aku sesuai dengan firman-Mu.
Berdoa mohon kekuatan agar tidak salah dalam bertindak, (Mazmur 119:29) Jauhkanlah jalan dusta dari padaku, dan karuniakanlah aku Taurat-Mu.
Bedoa supaya Tuhan meluputkan dari keputusasaan dan rasa malu, (Mazmur 119:30,31) Aku telah memilih jalan kebenaran, telah menempatkan hukum-hukum-Mu di hadapanku. Aku telah berpaut pada peringatan-peringatan-Mu, ya TUHAN, janganlah membuat aku malu.
Berdoa supaya menjadi pribadi yang taat dan setia sampai akhir hayat, (Mazmur 119:32,33) Aku akan mengikuti petunjuk perintah-perintah-Mu, sebab Engkau melapangkan hatiku. Perlihatkanlah kepadaku, ya TUHAN, petunjuk ketetapan-ketetapan-Mu, aku hendak memegangnya sampai saat terakhir.
Berdoa agar Tuhan memberikan hikmat dan pengertian yang benar, (Mazmur 119:36-38) Condongkanlah hatiku kepada peringatan-peringatan-Mu, dan jangan kepada laba. Lalukanlah mataku dari pada melihat hal yang hampa, hidupkanlah aku dengan jalan-jalan yang Kautunjukkan! Teguhkanlah pada hamba-Mu ini janji-Mu, yang berlaku bagi orang yang takut kepada-Mu.
Saudaraku terkasih,
Percayakah saudaraku bahwa doa akan membawa kita melihat karya Allah yang luar biasa dalam kehidupan ini?
Jika percaya, berdoalah sekarang dan nantikan mujizatNya.
Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu. (Matius 7:7)
Begitu banyak masalah yang datang menerjang………
Begitu bertubi-tubi cobaan datang menghampiri……….
Ibarat sudah jatuh tertimpa tangga…..
Satu persoalan belum terselesaikan dengan baik, kemudian datang lagi persoalan lain yang tak kalah rumitnya…
Yang kemudian merampas perasaan damai sejahtera dan mengusik iman percaya di hati.
Langkah yang paling bijaksana menyikapi perasaan hati ini adalah dengan datang kehadapan Allah Bapa Sorgawi, Tuhan Yesus dan Roh Kudus dalam DOA.
“Perasaanku kacau, hatiku sakit, aku bingung….. aku tak mampu berdoa….” Mungkin keluhan ini pernah terlontar.
Tapi saya ingin tegaskan, saudaraku bisa berdoa.
Tuhan Yesus sudah ajarkan melalui DOA BAPA KAMI “Karena itu berdoalah demikian: Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga. Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. (Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. Amin.) (Matius 6:9-13)
Pray, therefore, like this: Our Father Who is in heaven, hallowed be Your name. Your kingdom come, Your will be done on earth as it is in heaven. Give us this day our daily bread. And forgive us our debts, as we also have forgiven our debtors. And lead us not into temptation, but deliver us from the evil one. For Yours is the kingdom and the power and the glory forever. Amen.
Saudaraku terkasih,
Sebagai orang percaya yang mengasihi Tuhan, maka doa adalah langkah pertama yang dilakukan di dalam setiap aktifitas yang dilakukan, memulai hari yang baru, melakukan suatu usaha, melakukan kegiatan pelayanan, dan juga melakukan suatu solusi atas suatu persoalan atau masalah.
Berdoa ketika merindukan terjadinya kebangunan rohani secara pribadi, (Mazmur 119:25-27) Jiwaku melekat kepada debu, hidupkanlah aku sesuai dengan firman-Mu. Jalan-jalan hidupku telah aku ceritakan dan Engkau menjawab aku--ajarkanlah ketetapan-ketetapan-Mu kepadaku. Buatlah aku mengerti petunjuk titah-titah-Mu, supaya aku merenungkan perbuatan-perbuatan-Mu yang ajaib.
Berdoa mohon kekuatan iman, (Mazmur 119:28) Jiwaku menangis karena duka hati, teguhkanlah aku sesuai dengan firman-Mu.
Berdoa mohon kekuatan agar tidak salah dalam bertindak, (Mazmur 119:29) Jauhkanlah jalan dusta dari padaku, dan karuniakanlah aku Taurat-Mu.
Bedoa supaya Tuhan meluputkan dari keputusasaan dan rasa malu, (Mazmur 119:30,31) Aku telah memilih jalan kebenaran, telah menempatkan hukum-hukum-Mu di hadapanku. Aku telah berpaut pada peringatan-peringatan-Mu, ya TUHAN, janganlah membuat aku malu.
Berdoa supaya menjadi pribadi yang taat dan setia sampai akhir hayat, (Mazmur 119:32,33) Aku akan mengikuti petunjuk perintah-perintah-Mu, sebab Engkau melapangkan hatiku. Perlihatkanlah kepadaku, ya TUHAN, petunjuk ketetapan-ketetapan-Mu, aku hendak memegangnya sampai saat terakhir.
Berdoa agar Tuhan memberikan hikmat dan pengertian yang benar, (Mazmur 119:36-38) Condongkanlah hatiku kepada peringatan-peringatan-Mu, dan jangan kepada laba. Lalukanlah mataku dari pada melihat hal yang hampa, hidupkanlah aku dengan jalan-jalan yang Kautunjukkan! Teguhkanlah pada hamba-Mu ini janji-Mu, yang berlaku bagi orang yang takut kepada-Mu.
Saudaraku terkasih,
Percayakah saudaraku bahwa doa akan membawa kita melihat karya Allah yang luar biasa dalam kehidupan ini?
Jika percaya, berdoalah sekarang dan nantikan mujizatNya.
Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu. (Matius 7:7)
Selau Ada Pengharapan
“Mengapa hidupku selalu menderita. Mengapa apa yang kulakukan selalu saja serba salah…..?”
“Aku sudah melayani Tuhan semampu yang bisa kulakukan. Tetapi mengapa banyak penolakan dan caci maki kuterima…..?”
“Aku kecewa….., aku terluka….. Aku sudah berusaha setia dan melayani rumah tanggaku dengan pengorbanan yang tulus, tetapi mengapa kekasih hatiku menghianatiku…? Apa lagi yang kurang dengan diriku…?”
“Mengapa karirku tidak naik-naik…? Padahal aku sudah berusaha keras bekerja dengan baik, tetapi mengapa malah orang lain yang menikmati hasil jerih payahku ?”
“Tuhan, mengapa tidak ada ketenangan dirumahku…? Papa mama selalu saja bertengkar, dan membuat rumah menjadi neraka…. Aku benar-benar tidak tahan menghadapi semua ini….!!”
“Mengapa penyakit ini tidak kunjung sembuh…..? Aku sudah berusaha berobat kemana-mana, banyak dana terkuras untuk kesembuhanku, tapi tidak juga sembuh…?”
“Tuhan, aku lelah sekali dengan kehidupan ini….. Peluk aku Tuhan, walau hanya sebentar….”
“Mengapa aku harus mengalami ini Tuhan. Mengapa Tuhan ambil kekasih tercintaku….. Aku menderita dan rasanya tak mampu hidup tanpa kehadirannya disisiku….”
Saudaraku terkasih,
Mungkin banyak lagi keluh kesah, derita, kesakitan, penderitaan yang menimpa saat ini. Yang semuanya hampir tidak tertahankan.
Tolonglah saudaraku, jangan putus asa. Jangan gampang menyerah. Tetaplah berharap. Tetaplah tegar dan bersemangat. Karena untuk setiap masalah pasti selalu ada jalan keluar.
Sungguh, banyak alasan mengapa kita selalu perlu berharap pada Tuhan.
PERTAMA, TUHAN SELALU MENGONTROL HIDUP KITA
Tuhan tahu setiap yang terjadi dalam kehidupan kita, dan apa yang terjadi adalah seizin Dia. Kalaupun kita harus mengalami masa-masa sulit. Tuhan memampukan kita untuk bisa melaluinya.
Percayalah, Tuhan itu setia dan sangat baik .
(Yesaya 46:4) Sampai masa tuamu Aku tetap Dia dan sampai masa putih rambutmu Aku menggendong kamu. Aku telah melakukannya dan mau menanggung kamu terus; Aku mau memikul kamu dan menyelamatkan kamu.
Even to your old age I am He, and even to hair white with age will I carry you. I have made, and I will bear; yes, I will carry and will save you.
KEDUA, CERITA KEHIDUPAN KITA BELUM SELESAI
Alkitab banyak menceritakan kesaksian tentang betapa berat dan menyesakkan kehidupan beberapa tokoh. Kita bisa belajar dari Yusuf, yang dicampakkan dan dijual kakak-kakaknya karena iri hati. Bagaimana Yusuf difitnah oleh isteri majikannya dan harus terdampar di penjara. Namun karena kasih setia Tuhan dan iman percayanya bahwa Tuhan akan terus pelihara, Yusuf akhirnya bahagia.
Kita juga bisa belajar dari Ayup, yang didera penyakit yang menggerogoti tubuhnya. Ayup kehilangan harta bendanya bahkan anak-anaknya meninggal semua. Kemudian isterinya malah memperoloknya karena kesetian Ayup pada Tuhan. Ayup tetap tegar karenaia begitu percaya dan mengasihi Tuhan, sehingga kehidupan menyenangkan akhirnya menjadi miliknya.
Sabar ya saudaraku. Tuhan saat ini tengah merenda kehidupanmu. Dan akhirnya akan menghasilkan karya luar biasa yang membuatmu terkagum-kagum. Luar biasa Allah itu.
KETIGA, ADA MAKSUD TUHAN MENGIZINKAN KITA MENDERITA
Berdoalah pada Tuhan. Mintalah Tuhan menyatakan rencanaNya yang ajaib dalam kehidupan saudaraku. SEhingga dalam kesesakan dan masalah, hati bisa saudaraku diberi ketenangan.
Dengan percaya bahwa Tuhan memberikan yang terbaik bagi kita, maka kita bisa lebih kuat, tegar dan terus bersemangat. Nantilah dengan sabar akan janji damai sejahtera dari Tuhan. Teruslah tekun berdoa. Pelihara terus persekutuan dengan Tuhan.
(Yeremia 29:11) Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.
For I know the thoughts and plans that I have for you, says the Lord, thoughts and plans for welfare and peace and not for evil, to give you hope in your final outcome.
KEEMPAT, TUHAN SANGAT MENGASIHI KITA
Karena cinta Allah kepada kita, maka Allah mengirimkan anakNya Yesus Kristus untuk mati di kayu salib guna menebus dosa-dosa kita.
Saudaraku, Allah sangat mengasihi kita. Bahkan orang yang paling tidak dicintai di dunia ini juga sangatlah dikasihi oleh Allah.
Sungguh. Tuhan tahu kesakitan dan penderitaan yang saat ini tengah dialami. Ia juga menangis bersama kesakitan dan penderitaan ini.
Mungkin banyak orang menjauh dan meninggalkanmu, tetapi Tuhan selalu setia. Ia sangat dekat denganmu. Tuhan hanya sejauh doa.
(Yohanes 3:16) Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.
For God so greatly loved and dearly prized the world that He gave up His only begotten Son, so that whoever believes in Him shall not perish but have eternal life.
KELIMA, TUHAN MENDENGAR DOA KITA
Saudaraku terkasih, bahkan orang tua yang jahat saja tidak akan pernah memberikan batu ketika anaknya minta roti, atau memberikan ular ketika mereka minta ikan. Nah apalagi Tuhan yang begitu baik. Ia akan mendengar dan mengabulkan doa yang kita panjatkan secara tulus hati dan sungguh-sungguh.
(Yohanes 15:7) Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya.
If you live in Me and My words remain in you and continue to live in your hearts, ask whatever you will, and it shall be done for you.
KEENAM, TUHAN TIDAK PERNAH MEMBIARKAN KITA MENANGGUNG BEBAN ITU SENDIRIAN
Jangan takut. Tuhan tidak pernah membiarkan kita bergumul sendirian, Ia berserta kita.
(Ibrani 13:5b) Karena Allah telah berfirman: "Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau."
Himself has said, I will not in any way fail you nor give you up nor leave you without support. not, not, not in any degree leave you helpless nor forsake nor let down.
KETUJUH, JIKA ORANG LAIN BISA BERHASIL MELALUI SITUASI SULIT SEPERTI YANG SAAT INI DI ALAMI. KITA JUGA PASTI BISA !!!
Saudaraku terkasih.
Pasti ada teman, sahabat, atau saudara yang pernah mengalami kesulitan dan derita sepertimu, dan mereka berhasil keluar dari masalah itu. Cobalah minta nasihat mereka, bagaimana mereka bisa bertahan, dan punya pengharapan besar selama melewati masa-masa sulit itu.
Menahankan semua derita dan kesakitan seorang diri, seringkali membuat putus asa dan cenderung menempatkan kita diposisi kekalahan.
Ingatlah selalu, dua atau tiga orang akan lebih baik dari pada menanggungnya seorang diri.
(2 Timotius 4:7) Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai garis akhir dan aku telah memelihara iman.
I have fought the good fight, I have finished the race, I have kept the faith.
KEDELAPAN, SELALU ADA KEHIDUPAN YANG KEKAL.
Saudaraku terkasih,
kehidupan di dunia ini hanyalah sementara. Sekalipun selama di dunia ini kita hidup susah dan menderita, kemuliaan dan kebahagiaan yang Tuhan sediakan di Sorga tidak dapat dibandingkan dengan apapun yang ada di dunia ini
Kelak kita akan menikmati sukacita dan kesenangan bersama Tuhan.
(Yohanes 14:2) Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu.
In My Father's house there are many dwelling places. If it were not so, I would have told you; for I am going away to prepare a place for you.
Saudaraku terkasih,
Tolong, jangan pernah biarkan beban hidup mengalahkanmu. Iblis selalu berusaha mengambil kesempatan untuk melumpuhkan iman kita yang sedang lemah.
Jika saat ini saudaraku tengah bersedih dan merasa putus asa. Ayolah, bangkit dan terus berharap pada Tuhan.
Percayalah, Tuhan tengah merenda kehidupanmu. Dan semua akan indah pada waktunya.
-------------------------------------
LORD JESUS bless you and me, now and forever. Amen.
“Aku sudah melayani Tuhan semampu yang bisa kulakukan. Tetapi mengapa banyak penolakan dan caci maki kuterima…..?”
“Aku kecewa….., aku terluka….. Aku sudah berusaha setia dan melayani rumah tanggaku dengan pengorbanan yang tulus, tetapi mengapa kekasih hatiku menghianatiku…? Apa lagi yang kurang dengan diriku…?”
“Mengapa karirku tidak naik-naik…? Padahal aku sudah berusaha keras bekerja dengan baik, tetapi mengapa malah orang lain yang menikmati hasil jerih payahku ?”
“Tuhan, mengapa tidak ada ketenangan dirumahku…? Papa mama selalu saja bertengkar, dan membuat rumah menjadi neraka…. Aku benar-benar tidak tahan menghadapi semua ini….!!”
“Mengapa penyakit ini tidak kunjung sembuh…..? Aku sudah berusaha berobat kemana-mana, banyak dana terkuras untuk kesembuhanku, tapi tidak juga sembuh…?”
“Tuhan, aku lelah sekali dengan kehidupan ini….. Peluk aku Tuhan, walau hanya sebentar….”
“Mengapa aku harus mengalami ini Tuhan. Mengapa Tuhan ambil kekasih tercintaku….. Aku menderita dan rasanya tak mampu hidup tanpa kehadirannya disisiku….”
Saudaraku terkasih,
Mungkin banyak lagi keluh kesah, derita, kesakitan, penderitaan yang menimpa saat ini. Yang semuanya hampir tidak tertahankan.
Tolonglah saudaraku, jangan putus asa. Jangan gampang menyerah. Tetaplah berharap. Tetaplah tegar dan bersemangat. Karena untuk setiap masalah pasti selalu ada jalan keluar.
Sungguh, banyak alasan mengapa kita selalu perlu berharap pada Tuhan.
PERTAMA, TUHAN SELALU MENGONTROL HIDUP KITA
Tuhan tahu setiap yang terjadi dalam kehidupan kita, dan apa yang terjadi adalah seizin Dia. Kalaupun kita harus mengalami masa-masa sulit. Tuhan memampukan kita untuk bisa melaluinya.
Percayalah, Tuhan itu setia dan sangat baik .
(Yesaya 46:4) Sampai masa tuamu Aku tetap Dia dan sampai masa putih rambutmu Aku menggendong kamu. Aku telah melakukannya dan mau menanggung kamu terus; Aku mau memikul kamu dan menyelamatkan kamu.
Even to your old age I am He, and even to hair white with age will I carry you. I have made, and I will bear; yes, I will carry and will save you.
KEDUA, CERITA KEHIDUPAN KITA BELUM SELESAI
Alkitab banyak menceritakan kesaksian tentang betapa berat dan menyesakkan kehidupan beberapa tokoh. Kita bisa belajar dari Yusuf, yang dicampakkan dan dijual kakak-kakaknya karena iri hati. Bagaimana Yusuf difitnah oleh isteri majikannya dan harus terdampar di penjara. Namun karena kasih setia Tuhan dan iman percayanya bahwa Tuhan akan terus pelihara, Yusuf akhirnya bahagia.
Kita juga bisa belajar dari Ayup, yang didera penyakit yang menggerogoti tubuhnya. Ayup kehilangan harta bendanya bahkan anak-anaknya meninggal semua. Kemudian isterinya malah memperoloknya karena kesetian Ayup pada Tuhan. Ayup tetap tegar karenaia begitu percaya dan mengasihi Tuhan, sehingga kehidupan menyenangkan akhirnya menjadi miliknya.
Sabar ya saudaraku. Tuhan saat ini tengah merenda kehidupanmu. Dan akhirnya akan menghasilkan karya luar biasa yang membuatmu terkagum-kagum. Luar biasa Allah itu.
KETIGA, ADA MAKSUD TUHAN MENGIZINKAN KITA MENDERITA
Berdoalah pada Tuhan. Mintalah Tuhan menyatakan rencanaNya yang ajaib dalam kehidupan saudaraku. SEhingga dalam kesesakan dan masalah, hati bisa saudaraku diberi ketenangan.
Dengan percaya bahwa Tuhan memberikan yang terbaik bagi kita, maka kita bisa lebih kuat, tegar dan terus bersemangat. Nantilah dengan sabar akan janji damai sejahtera dari Tuhan. Teruslah tekun berdoa. Pelihara terus persekutuan dengan Tuhan.
(Yeremia 29:11) Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.
For I know the thoughts and plans that I have for you, says the Lord, thoughts and plans for welfare and peace and not for evil, to give you hope in your final outcome.
KEEMPAT, TUHAN SANGAT MENGASIHI KITA
Karena cinta Allah kepada kita, maka Allah mengirimkan anakNya Yesus Kristus untuk mati di kayu salib guna menebus dosa-dosa kita.
Saudaraku, Allah sangat mengasihi kita. Bahkan orang yang paling tidak dicintai di dunia ini juga sangatlah dikasihi oleh Allah.
Sungguh. Tuhan tahu kesakitan dan penderitaan yang saat ini tengah dialami. Ia juga menangis bersama kesakitan dan penderitaan ini.
Mungkin banyak orang menjauh dan meninggalkanmu, tetapi Tuhan selalu setia. Ia sangat dekat denganmu. Tuhan hanya sejauh doa.
(Yohanes 3:16) Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.
For God so greatly loved and dearly prized the world that He gave up His only begotten Son, so that whoever believes in Him shall not perish but have eternal life.
KELIMA, TUHAN MENDENGAR DOA KITA
Saudaraku terkasih, bahkan orang tua yang jahat saja tidak akan pernah memberikan batu ketika anaknya minta roti, atau memberikan ular ketika mereka minta ikan. Nah apalagi Tuhan yang begitu baik. Ia akan mendengar dan mengabulkan doa yang kita panjatkan secara tulus hati dan sungguh-sungguh.
(Yohanes 15:7) Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya.
If you live in Me and My words remain in you and continue to live in your hearts, ask whatever you will, and it shall be done for you.
KEENAM, TUHAN TIDAK PERNAH MEMBIARKAN KITA MENANGGUNG BEBAN ITU SENDIRIAN
Jangan takut. Tuhan tidak pernah membiarkan kita bergumul sendirian, Ia berserta kita.
(Ibrani 13:5b) Karena Allah telah berfirman: "Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau."
Himself has said, I will not in any way fail you nor give you up nor leave you without support. not, not, not in any degree leave you helpless nor forsake nor let down.
KETUJUH, JIKA ORANG LAIN BISA BERHASIL MELALUI SITUASI SULIT SEPERTI YANG SAAT INI DI ALAMI. KITA JUGA PASTI BISA !!!
Saudaraku terkasih.
Pasti ada teman, sahabat, atau saudara yang pernah mengalami kesulitan dan derita sepertimu, dan mereka berhasil keluar dari masalah itu. Cobalah minta nasihat mereka, bagaimana mereka bisa bertahan, dan punya pengharapan besar selama melewati masa-masa sulit itu.
Menahankan semua derita dan kesakitan seorang diri, seringkali membuat putus asa dan cenderung menempatkan kita diposisi kekalahan.
Ingatlah selalu, dua atau tiga orang akan lebih baik dari pada menanggungnya seorang diri.
(2 Timotius 4:7) Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai garis akhir dan aku telah memelihara iman.
I have fought the good fight, I have finished the race, I have kept the faith.
KEDELAPAN, SELALU ADA KEHIDUPAN YANG KEKAL.
Saudaraku terkasih,
kehidupan di dunia ini hanyalah sementara. Sekalipun selama di dunia ini kita hidup susah dan menderita, kemuliaan dan kebahagiaan yang Tuhan sediakan di Sorga tidak dapat dibandingkan dengan apapun yang ada di dunia ini
Kelak kita akan menikmati sukacita dan kesenangan bersama Tuhan.
(Yohanes 14:2) Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu.
In My Father's house there are many dwelling places. If it were not so, I would have told you; for I am going away to prepare a place for you.
Saudaraku terkasih,
Tolong, jangan pernah biarkan beban hidup mengalahkanmu. Iblis selalu berusaha mengambil kesempatan untuk melumpuhkan iman kita yang sedang lemah.
Jika saat ini saudaraku tengah bersedih dan merasa putus asa. Ayolah, bangkit dan terus berharap pada Tuhan.
Percayalah, Tuhan tengah merenda kehidupanmu. Dan semua akan indah pada waktunya.
-------------------------------------
LORD JESUS bless you and me, now and forever. Amen.
Surat Untuk Tuhan Yesus
Sepucuk surat yang kukirim kepada Tuhan Yesus.
Tuhan, aku ingin tahu:
Mengapa Kau ijinkan hal-hal yang tidak adil terjadi di dunia ini?
Mengapa aku harus memberikan pipi yang kanan jika ditampar pipi yang kiri?
Mengapa aku harus mencintai musuhku?
Mengapa sepertinya aku harus selalu mengalah walau dirugikan?
Mengapa aku harus bersabar atas banyak hal yang tidak menyenangkan?
Tolong Tuhan,
jawab aku biar aku mengerti, karena aku merasa sangat lelah menanggung semuanya ini...
Jawaban Tuhan Yesus dari surga :
Anak-Ku terkasih, tidakkah kau sadari bahwa mata-Ku selalu tertuju padamu?
Aku tahu saat kau diperlakukan tidak adil.
Aku melihat saat air matamu mengalir menahan perasaan sedih yang tak terucapkan.
Aku bahkan ikut merasakan kepedihan hatimu saat kau dikecewakan...
Tapi tahukah kau anak-Ku, bahwa Aku semakin mengasihimu saat Aku melihat kau memaafkan orang lain yang menyakitimu dan bukannya membalas keburukan mereka?
Dan Aku
melihatmu bersabar atas sikap jahat yang mereka tujukan padamu membuat-Ku sangat marah.
Aku ijinkan semua itu terjadi
supaya kau terlatih makin hari makin sempurna dan menyerupai Aku.
Tapi, pada saatnya Aku akan menggantikan semuanya dan
memberkatimu sesuai kemuliaan dan kekayaanKu.
Aku
akan membukakan bagimu pintu-pintu berkat di mana tak ada seorang pun bisa menutupnya.
Dan Aku akan memberikan padamu kesempatan-kesempatan emas di mana tak seorang pun bisa mengambilnya.
Dan
Aku telah melihat betapa jahatnya perbuatan mereka dan akan membuat perhitungan dengan mereka yang tak dapat kau bayangkan.
Jadi, anakku janganlah kau berpikir bahwa Aku
mengabaikanmu, karena sesungguhnya mata-Ku ada di segala tempat,
mengawasi orang jahat dan orang baik.
Aku mengasihimu dengan kasih yang kekal...GBU :)
Tuhan, aku ingin tahu:
Mengapa Kau ijinkan hal-hal yang tidak adil terjadi di dunia ini?
Mengapa aku harus memberikan pipi yang kanan jika ditampar pipi yang kiri?
Mengapa aku harus mencintai musuhku?
Mengapa sepertinya aku harus selalu mengalah walau dirugikan?
Mengapa aku harus bersabar atas banyak hal yang tidak menyenangkan?
Tolong Tuhan,
jawab aku biar aku mengerti, karena aku merasa sangat lelah menanggung semuanya ini...
Jawaban Tuhan Yesus dari surga :
Anak-Ku terkasih, tidakkah kau sadari bahwa mata-Ku selalu tertuju padamu?
Aku tahu saat kau diperlakukan tidak adil.
Aku melihat saat air matamu mengalir menahan perasaan sedih yang tak terucapkan.
Aku bahkan ikut merasakan kepedihan hatimu saat kau dikecewakan...
Tapi tahukah kau anak-Ku, bahwa Aku semakin mengasihimu saat Aku melihat kau memaafkan orang lain yang menyakitimu dan bukannya membalas keburukan mereka?
Dan Aku
melihatmu bersabar atas sikap jahat yang mereka tujukan padamu membuat-Ku sangat marah.
Aku ijinkan semua itu terjadi
supaya kau terlatih makin hari makin sempurna dan menyerupai Aku.
Tapi, pada saatnya Aku akan menggantikan semuanya dan
memberkatimu sesuai kemuliaan dan kekayaanKu.
Aku
akan membukakan bagimu pintu-pintu berkat di mana tak ada seorang pun bisa menutupnya.
Dan Aku akan memberikan padamu kesempatan-kesempatan emas di mana tak seorang pun bisa mengambilnya.
Dan
Aku telah melihat betapa jahatnya perbuatan mereka dan akan membuat perhitungan dengan mereka yang tak dapat kau bayangkan.
Jadi, anakku janganlah kau berpikir bahwa Aku
mengabaikanmu, karena sesungguhnya mata-Ku ada di segala tempat,
mengawasi orang jahat dan orang baik.
Aku mengasihimu dengan kasih yang kekal...GBU :)
Senin, 10 Oktober 2011
Nilai Manusia dan Cincin Emas
Seorang pemuda mendatangi Zen-sei dan bertanya, "Guru, saya tak mengerti mengapa orang seperti Anda mesti berpakaian apa adanya, amat sangat sederhana. Bukankah di masa seperti ini berpakaian sebaik-baiknya amat perlu, bukan hanya untuk penampilan melainkan juga untuk tujuan lain?"
Sang Guru hanya tersenyum. Ia lalu melepaskan cincin dari salah satu jarinya dan berkata, "Sobat muda, akan kujawab pertanyaanmu, tetapi lebih dahulu lakukanlah satu hal untukku. Ambillah cincin ini dan bawalah ke pasar di seberang sana. Bisakah kamu menjualnya seharga satu keping emas?"
Melihat cincin Zen-sei yang kotor, pemuda tadi merasa ragu, "Satu keping emas? Saya tidak yakin cincin ini bisa dijual seharga itu."
"Cobalah dulu, sobat muda. Siapa tahu kamu berhasil," kata guru
Pemuda itu pun bergegas ke pasar. Ia menawarkan cincin itu kepada pedagang kain, pedagang sayur, penjual daging dan ikan, serta kepada yang lainnya. Ternyata, tak seorang pun berani membeli seharga satu keping emas. Mereka menawarnya hanya satu keping perak.
Tentu saja, pemuda itu tak berani menjualnya dengan harga satu keping perak. Ia kembali ke padepokan Zen-sei dan melapor, "Guru, tak seorang pun berani menawar lebih dari satu keping perak."
Zen-sei, sambil tetap tersenyum arif, berkata, "Sekarang pergilah kamu ke toko emas di belakang jalan ini. Coba perlihatkan kepada pemilik toko atau tukang emas di sana. Jangan buka harga, dengarkan saja bagaimana ia memberikan penilaian."
Pemuda itu pun pergi ke toko emas yang dimaksud. Ia kembali kepada Zen-sei dengan raut wajah yang lain dan berkata, "Guru, ternyata para pedagang di pasar tidak tahu nilai cincin ini sesungguhnya. Pedagang emas menawarnya dengan harga seribu keping emas. Rupanya nilai cincin ini seribu kali lebih tinggi daripada yang ditawar oleh para pedagang di pasar."
Zen-sei tersenyum simpul sambil berujar lirih, "Itulah jawaban atas pertanyaanmu tadi sobat muda. Seseorang tak bisa dinilai dari pakaiannya. Hanya "para pedagang sayur, ikan dan daging di pasar" yang menilai demikian. Namun tidak bagi "pedagang emas".
"Emas dan permata yang ada dalam diri seseorang, hanya bisa dilihat dan dinilai jika kita mampu melihat ke kedalaman jiwa. Diperlukan kearifan untuk melihatnya, dan itu membutuhkan proses. Kita tak bisa menilainya hanya dengan tutur kata dan sikap yang kita dengar dan lihat sekilas. Seringkali yang disangka emas ternyata loyang dan yang kita lihat sebagai loyang ternyata emas "
Semoga sekelumit cerita di atas dapat menambah kedalaman jiwa kita dalam memandang makna hidup dan kehidupan ini.
Sang Guru hanya tersenyum. Ia lalu melepaskan cincin dari salah satu jarinya dan berkata, "Sobat muda, akan kujawab pertanyaanmu, tetapi lebih dahulu lakukanlah satu hal untukku. Ambillah cincin ini dan bawalah ke pasar di seberang sana. Bisakah kamu menjualnya seharga satu keping emas?"
Melihat cincin Zen-sei yang kotor, pemuda tadi merasa ragu, "Satu keping emas? Saya tidak yakin cincin ini bisa dijual seharga itu."
"Cobalah dulu, sobat muda. Siapa tahu kamu berhasil," kata guru
Pemuda itu pun bergegas ke pasar. Ia menawarkan cincin itu kepada pedagang kain, pedagang sayur, penjual daging dan ikan, serta kepada yang lainnya. Ternyata, tak seorang pun berani membeli seharga satu keping emas. Mereka menawarnya hanya satu keping perak.
Tentu saja, pemuda itu tak berani menjualnya dengan harga satu keping perak. Ia kembali ke padepokan Zen-sei dan melapor, "Guru, tak seorang pun berani menawar lebih dari satu keping perak."
Zen-sei, sambil tetap tersenyum arif, berkata, "Sekarang pergilah kamu ke toko emas di belakang jalan ini. Coba perlihatkan kepada pemilik toko atau tukang emas di sana. Jangan buka harga, dengarkan saja bagaimana ia memberikan penilaian."
Pemuda itu pun pergi ke toko emas yang dimaksud. Ia kembali kepada Zen-sei dengan raut wajah yang lain dan berkata, "Guru, ternyata para pedagang di pasar tidak tahu nilai cincin ini sesungguhnya. Pedagang emas menawarnya dengan harga seribu keping emas. Rupanya nilai cincin ini seribu kali lebih tinggi daripada yang ditawar oleh para pedagang di pasar."
Zen-sei tersenyum simpul sambil berujar lirih, "Itulah jawaban atas pertanyaanmu tadi sobat muda. Seseorang tak bisa dinilai dari pakaiannya. Hanya "para pedagang sayur, ikan dan daging di pasar" yang menilai demikian. Namun tidak bagi "pedagang emas".
"Emas dan permata yang ada dalam diri seseorang, hanya bisa dilihat dan dinilai jika kita mampu melihat ke kedalaman jiwa. Diperlukan kearifan untuk melihatnya, dan itu membutuhkan proses. Kita tak bisa menilainya hanya dengan tutur kata dan sikap yang kita dengar dan lihat sekilas. Seringkali yang disangka emas ternyata loyang dan yang kita lihat sebagai loyang ternyata emas "
Semoga sekelumit cerita di atas dapat menambah kedalaman jiwa kita dalam memandang makna hidup dan kehidupan ini.
Dalam Pencarian
Dimana Kamu?
Dimana keadilanMu?
Dimana belas-kasihMu yang selalu Kau agung-agungkan dan Kau janjikan?
Dimana pertolonganMu saat aku membutuhkan?
Akh... Kamu telah meninggalkan aku, Kau biarkan aku dalam kebimbangan dan keter-putus asaan
Kau acuhkan aku di kala aku sangat membutuhkan keajaibanMu.
Akh... semuanya hanya sia-sia dan omong kosong belaka.
Mengapa Kau beri aku cobaan seperti ini?
Tidak tahukah Kamu akan kemampuanku?
Tidak tahukah Kamu atas keter-batasanku?
Tidak tahukah Kamu akan segala kesulitanku?
. . . h e n i n g . . .
Aku sadar
selama ini aku tidak pernah mencari-MU
selama ini aku tidak pernah berlaku adil kepada sesama
selama ini aku berlaku bengis dan kejam kepada sesama
selama ini aku selalu mengacuhkan sesama ciptaan-MU
Engkau tidak pernah meninggalkan aku tetapi aku yang menjauhi-MU
Aku biarkan diriku larut dalam ragu dan hampa
Aku meninggalkan-MU di saat Engkau mencoba menggapaiku
akhh..... Aku telah sia-siakan karunia-MU
Ini bukan cobaan-MU, tapi akibat dari ketidak-pedilianku
Bukan karena aku tak mampu, tapi aku tak mau berusaha
Bukan karena aku terbatas, tapi aku tak mau belajar
Bukan keslitan yang aku hadapi, tapi buah kemalasanku selama ini
Oh Tuhan...
maafkan aku
aku telah mencaci-MU
aku telah mengacuhkan-MU
aku telah meninggalkan-MU
terimalah pertobatanku
terimalah kedatanganku kembali.
(^__^)...........GBU all
Dimana keadilanMu?
Dimana belas-kasihMu yang selalu Kau agung-agungkan dan Kau janjikan?
Dimana pertolonganMu saat aku membutuhkan?
Akh... Kamu telah meninggalkan aku, Kau biarkan aku dalam kebimbangan dan keter-putus asaan
Kau acuhkan aku di kala aku sangat membutuhkan keajaibanMu.
Akh... semuanya hanya sia-sia dan omong kosong belaka.
Mengapa Kau beri aku cobaan seperti ini?
Tidak tahukah Kamu akan kemampuanku?
Tidak tahukah Kamu atas keter-batasanku?
Tidak tahukah Kamu akan segala kesulitanku?
. . . h e n i n g . . .
Aku sadar
selama ini aku tidak pernah mencari-MU
selama ini aku tidak pernah berlaku adil kepada sesama
selama ini aku berlaku bengis dan kejam kepada sesama
selama ini aku selalu mengacuhkan sesama ciptaan-MU
Engkau tidak pernah meninggalkan aku tetapi aku yang menjauhi-MU
Aku biarkan diriku larut dalam ragu dan hampa
Aku meninggalkan-MU di saat Engkau mencoba menggapaiku
akhh..... Aku telah sia-siakan karunia-MU
Ini bukan cobaan-MU, tapi akibat dari ketidak-pedilianku
Bukan karena aku tak mampu, tapi aku tak mau berusaha
Bukan karena aku terbatas, tapi aku tak mau belajar
Bukan keslitan yang aku hadapi, tapi buah kemalasanku selama ini
Oh Tuhan...
maafkan aku
aku telah mencaci-MU
aku telah mengacuhkan-MU
aku telah meninggalkan-MU
terimalah pertobatanku
terimalah kedatanganku kembali.
(^__^)...........GBU all
Langganan:
Postingan (Atom)