Sabtu, 10 September 2011

Mujizat Ekaristi - FLORENCE, ITALIA (tahun 1230 dan 1595)

Mujizat Ekaristi di Florence-Italia yang pertama terjadi pada tanggal 30 Desember 1230 di sebuah biara susteran yang bergabung dengan Gereja Santo Ambrosius.

Seorang Imam bernama Uguccione setelah menyantap Tubuh dan Darah Kristus yang sudah dikonsekrasi (hosti dan anggur) karena lalai kurang bersih membersihkan piala tempat anggur dikonsekrasi menjadi darah kristus, sehingga masih menyisakan beberapa tetes anggur didasar pialanya.

Keesokan harinya, ketika dia hendak bersiap mempersembahkan Misa Kudus, dia mendapati ada darah dalam dasar piala.

Sejarawan, Giovanni Villani, memberikan gambaran tepat: "Sehari kemudian, mengambil piala, ia menemukan darah membeku [...] dan ini ditunjukkan kepada semua wanita biara dan untuk semua penduduk setempat yang hadir.

Lalu imam ini mengambil darah yang Maha Mulia dari piala itu dan menyimpannya dalam sebuah tempat kristal. Uskup Ardingo Pavia memerintahkan agar darah dalam tempat itu dibawa kepadanya ntuk disimpan ditempat yang aman didekat Gereja Santo Ambrosius. Pada tahun 1399, Bapa Suci Paus Bonafasius IX memberika indulgensi kepada siapapun yang berdevosi kepada Darah Maha Kudus itu.

Peringatan 750 keajaiban itu dirayakan pada tahun 1980.

Peninggalan Darah mengental (beberapa tetes darah yang diukur sekitar satu sentimeter persegi) tetap dalam keadaan sama dalam wadah relikwi yang telah ditempatkan dalam sebuah tabernakel marmer putih yang dibuat oleh Mimo da Fiesole.

Mujizat kedua, terjadi pada tanggal 24 Maret 1595, bertepatan dengan perayaan Jumat Agung, saat lilin di altar utama jatuh dan membakar taplak altar secara tidak sengaja piala yang berisi Hosti Kudus yang sudah di konsekrasikan jatuh dan hosti itu jatuh berantakan.

Namun ada 6 buah Hosti yang kebetulan jatuh ke karpet bawah dan karena panas api, tiba-tiba membelit satu sama lain.

Pada tahun 1628, Uskup Agung Marzio Medici dari Florence menguji hosti itu dan mendapati bahwa hosti itu tidak rusak sama sekali.

Saat ini, kedua Mujizat Ekaristi ini ditempatkan dalam sebuah Monstran indah, dimana pada bagian atas untuk meletakan hosti dan bagian bawahnya ditempatkan Darah Maha Kudus dalam sebuah kristal berbentuk silinder.

Monstran pada bagian atas ditopang oleh 2 patung emas malaikat kecil dan bagian bawahnya diapit juga oleh 2 patung malaikat yang ukurannya lebih besar.

Setiap bulan Mei, diadakan devosi 40 jam untuk menghormati Hosti Kudus dan Darah Maha Mulia ini.


Caritas Dei in cordibus nostris

diterjemahkan secara bebas dari: http://www.therealpresence.org/eucharst/mir/a3.html

dan berbagai sumber lain

0 komentar:

Posting Komentar