Sabtu, 23 Oktober 2010

Surat Muhammad anak Abdullah yang bergelar Rasulullah kepada Para Pertapa Orthodox di Biara St. Catherine Gunung Sinai.

Surat Rasulullah Muhammad kepada Semua Rahib di Biara St. Katarina Gunung Sinai (Biara Orthodox).

Ini adalah pesan dari Muhammad Anak Abdullah

Sebagai perjanjian kepada mereka yang berkeyakinan Kristen (Orthodox), yang berada dekat dan jauh dari kami.

Aku akan melawan apa pun yang menyusahkan mereka.

Tidak ada paksaan untuk mereka, hakim mereka juga tidak akan dihapus dari pekerjaan mereka atau rahib mereka dari biara mereka.

tak seorang pun boleh menghancurkan Gereja mereka, merusaknya, atau membawa apapun dari sana ke masjid.

Siapapun yang melanggar ini, ia akan merusak perjanjian Allah dan tidak taat pada nabi-Nya.

Sesungguhnya, mereka adalah sekutu saya dan saya menjanjikan keamanan bagi mereka dari semua orang yang membenci mereka.

Tidak ada yang memaksa mereka menjalankan atau untuk mewajibkan mereka untuk melawan siapapun yang membenci mereka. Umat Islam harus berjuang untuk mereka.

Jika Perempuan Kristiani (Orthodox) menikah dengan seorang muslim, Pernikahan itu tidak akan terjadi tanpa persetujuan si perempuan. dan si perempuan tidak akan dicegah mengunjungi Gereja untuk berdoa.

Gereja-gereja mereka akan dihormati.

Mereka tidak akan dicegah dari keimanan mereka maupun kesucian perjanjian mereka.

Tidak ada alasan salah satu bangsa Islam untuk tidak mematuhi perjanjian ini sampai Akhir Zaman.

(Translate dari bahasa Inggris ke bahasa Indonesia)

This is a message from Muhammed Ibn Abdullah

As A covenant to those who adopt christianity, near and far, we are with them.

I Hold out against anything that displeases them.

No compulsion is to be on them

neither are their judges to be removed from their jobs nor their monks from their monasteries.

no one is to destroy a house of their religion, to damage it, or to carry anything from it to the muslims' house

Should Anyone take any of these, he would spoil God's covenant and disobey his prophet.

verily, they are my allies and have my secure charter against all they hate

No one is to force the to travel or to oblige them to fight. The moslems are to fight for them.

if a female christian is married to a moslem, it is not to take place without her approval. She is not to be prevented from visiting her church to pray.

Their churches are to be respected

They are neither to be prevented from repairing them nor the sacredness of their covenants.

no one of the nation (moslems) is to disobey the covenant till the last day.

(Translate bahasa Arab ke bahasa Inggris)

Diadopt dari Video Youtube

http://www.youtube.com/watch?v=u0SsRmC6O5k&feature=related

0 komentar:

Posting Komentar